Jika Tidak Ingin Bertemu Dajjal, Bersembunyilah di 4 Masjid Ini

0

Dajjal akan menghampiri tiap jengkal dari hamparan permukaan Bumi. Tidak ada satu tempat pun untuk berlindung dari fitnah yang sangat besar ini kecuali hanya ada beberapa tempat mulia. Dajjal akan menemui tiap kaum dengan membawa bergunung-gunung roti dan berliter-liter susu. Pada saat itu, kondisi zaman sedang mengalami paceklik yang panjang. Tidak ada tumbuhan yang hidup dan hewan-hewan pun tidak tersisa untuk sekedar mengganjal perut. Sebagaimana dijelaskan sebelumnya, makanan pada masa itu hanyalah dzikir.

Di antara tempat yang dapat menjadi pilihan untuk berlindung dari fitnah Dajjal adalah Makkah dan Madinah. Dua tempat yang mulia ini akan dijaga oleh para Malaikat. Dalam hadits Fathimah bin Qois radhiyallahu ‘anha disebutkan bahwa Dajjal mengatakan,

فَأَخْرُجَ فَأَسِيرَ فِى الأَرْضِ فَلاَ أَدَعَ قَرْيَةً إِلاَّ هَبَطْتُهَا فِى أَرْبَعِينَ لَيْلَةً غَيْرَ مَكَّةَ وَطَيْبَةَ فَهُمَا مُحَرَّمَتَانِ عَلَىَّ كِلْتَاهُمَا كُلَّمَا أَرَدْتُ أَنْ أَدْخُلَ وَاحِدَةً أَوْ وَاحِدًا مِنْهُمَا اسْتَقْبَلَنِى مَلَكٌ بِيَدِهِ السَّيْفُ صَلْتًا يَصُدُّنِى عَنْهَا وَإِنَّ عَلَى كُلِّ نَقْبٍ مِنْهَا مَلاَئِكَةً يَحْرُسُونَهَا

“Aku akan keluar dan menelusuri muka bumi. Tidaklah aku membiarkan suatu daerah kecuali pasti aku singgahi dalam masa empat puluh malam selain Makkah dan Thoybah (Madinah Nabawiyyah). Kedua kota tersebut diharamkan bagiku. Tatkala aku ingin memasuki salah satu dari dua kota tersebut, malaikat menemuiku dan menghadangku dengan pedangnya yang mengkilap. Dan disetiap jalan bukit ada malaikat yang menjaganya.”[HR. Muslim no. 2942]

Dalam hadits lain, diijelaskan bahwa Dajjal tidak akan memasuki 4 masjid.

لاَ يَأْتِى أَرْبَعَةَ مَسَاجِدَ الْكَعْبَةَ وَمَسْجِدَ الرَّسُولِ والْمَسْجِدَ الأَقْصَى وَالطُّورَ

“Dajjal tidak akan memasuki empat masjid, masjid Ka’bah (masjidil Haram), masjid Rasul (masjid Nabawi), masjid Al Aqsho, dan masjid Ath Thur.”[HR. Ahmad 5: 364. Kata Syaikh Syu’aib Al Arnauth, sanad hadits ini shahih]

Kehidupan dunia tatkala amat kacau karena tiap kaum yang didatangi oleh Dajjal, pilihannya hanyalah dua hal. Memilih mengikuti Dajjal dan dicap sebagai orang kafir atau melawan Dajjal dengan resiko yang tentunya tidak akan mudah diterima bagi orang yang imannya tidak kuat.

Tinggalkan Komentar