Heboh, Sekawanan Kera Mendaftar Sebagai Pasien RSJ

Ilustrasi foto monyet sedang tersenyum.

Rumah Sakit Jiwa Sambang Lihum Banjarmasin, Kalimantan Selatan kedatangan pasien baru dari spesies lain. Sekawanan kera hendak mendaftar ke RSJ sebagai pasien baru. Akibatnya, RSJ pun amat terganggu dengan kehadiran pasien baru ini. Selain tentunya tidak membayar biaya administrasi, mereka pun cukup sulit untuk dikendalikan. Aktivitas RSJ pun terusik oleh mereka. Aksi sekawanan kera menyerbu RSJ ini tentunya harus disikapi dengan bijak mengingat posisi Rumah Sakit ini sendiri berada di habitat mereka.

Menurut penuturan Direktur RSJ Sambang Lihum, kawanan kera ini menjadi semakin banyak sejak kebakaran lahan. Sebagaimana diketahui bahwa di wilayah Kalimantan sedang terjadi kebakaran hutan. Oknum-oknum pembakaran tersebut pun lepas tangan terhadap dampak ini.

Muat Lebih

“Kami sangat terganggu sekali atas perilaku kawanan monyet itu, apalagi sejak kebakaran lahan membuat aksi mereka semakin menjadi-jadi dan tidak mau diusir,” ujar dr. Dharma Putra.

Gangguan ini telah berlangsung lama. Bahkan sejak RSJ ini bangun namun tidak sebanyak akhir-akhir ini. Kera-kera tersebut tentunya merasa bahwa habitatnya terusik sehingga mengganggu siapa pun yang menempati wilayah yang sebelumnya milik mereka.

Dijelaskan, gangguan itu terjadi karena posisi bangunan RSJ memang di tengah kawasan hutan dipenuhi pepohonan yang merupakan habitat primata tersebut.

“Namun dulu, kami bisa mengusir mereka kembali ke hutan, tetapi sekarang karena habitatnya rusak akibat kebakaran lahan sehingga mereka bertahan,” ungkapnya.

Tidak cukup dengan mengganggu aktivitas para petugas dan pasien, kera-kera ini pun bersarang di RSJ Sambang Lihum.

“Bagian plafon dan atap yang rusak sudah beberapa kali diperbaiki tetapi dirusak kembali sehingga fasilitas yang ada di ruangan transit itu tidak bisa digunakan,” ucapnya.

Source: Antara
Editor: Destur

 

Pos terkait