Bidan Kreatif, Tak Ada Inkubator Listrik Inkubator Plastik Kresek pun Jadi

Bayi dibungkus Inkubator plastik kresek, alternatif Inkubator listrik. (Foto: Kompas.com)

Menjadi tenaga medis di Indonesia memang penuh dengan resiko. Mulai dari resiko gajinya kecil hingga resiko fasilitas kesehatan yang minim. Kejadian ini dialami oleh Lela Sartika, seorang bidan asal Mukomuko yang mengatasi kekurangan fasilitas sarana kesehatan tersebut dengan sangat kreatif. Berbekal ilmu yang didapatkannya selama pelatihan, sang bidan bergerak cepat mengatasi partus seorang ibu yang melahirkan bayi kembar tiga. Bayi-bayi tersebut dibungkus dengan plastik kresek berwarna hitam. Tidak adanya Inkubator otomatis menginisiasi sang bidan untuk membuat Inkubator plastik kresek. Bidan kreatif ini baru saja membantu persalinan ibu bernama Titi Hidayati pada Jumat (2/10/2015) malam sekitar pukul 21.00 WIB di Desa Sungai Rumbai, Kabupaten Mukomuko, Bengkulu.

Tindakan membungkus bayi dengan plastik kresek ini adalah upaya pengganti Inkubator yang tidak tersedia di tempat persalinan. Menurut penuturan sang bidan kreatif, teknik Inkubator plastik kresek ini didapatkannya dari seorang dokter spesialis anak.

“Ini metode yang diajarkan dokter spesialis anak pada kami jika ada bayi lahir dan membutuhkan inkubator namun ikubator tak tersedia,” kata bidan yang membantu proses kelahiran tiga bayi kembar tersebut, Lela Sartika, saat dihubungi melalui sambungan telpon dikutip Tribunnews.

Lela menceritakan, tidak adanya inkubator di Puskesmas desa mendorong dirinya melakukan tindakan tersebut agar bayi tetap dalam kondisi stabil karena jika hanya mengandalkan kain hal tersebut tidak mencukupi.

“Ketiga bayi itu saya bungkus dengan kresek namun kepalanya tidak, lalu diapit oleh botol dot bayi yang berisi air hangat, ini dilakukan agar bayi tetap normal dan sehat,” jelas dia.

Ketiga bayi kembar itu sempat dibawa ke RSUD Kabupaten Mukomuko yang jaraknya 80 kilometer dari tempat kelahiran bayi menggunakan kendaraan roda empat. Tiba di RSUD barulah ketiga bayi itu dimasukkan ke dalam inkubator.

Atas kejadian ini, Lela berharap Pemda setempat dapat menyediakan inkubator khususnya di Puskesmas tingkat desa.

Foto ketiga bayi yang dibalut kresek plastik warna hitam tersebar di dunia maya karena ketiadaan inkubator mendapat pujian dari banyak pihak sebagai antisipasi dan kecerdasan bidan Lela Sartika melakukan tindakan penyelamatan tahap awal.

Source: Tribunnews
Editor: Destur

Pos terkait