Bidan Delima Nyaris Punah, Ketua IBI Kota Batu Akan Galakkan Lagi

Angka Kematian Ibu

Ketua Pengurus Cabang Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kota Batu telah direorganisasi. Masa jabatan para pengurus ketua IBI Kota Batu sebelumnya sudah berakhir. Sebagai ketua IBI Kota Batu yang baru, Rini Dwi telah menyusun serangkaian program kerja selama masa jabatannya. Salah satu program unggulan yang akan dicanangkan adalah menggerakkan kembali Bidan Delima. Bidan Delima adalah sistem standardisasi kualitas pelayanan bidan praktek swasta, dengan penekanan pada kegiatan monitoring dan evaluasi serta kegiatan pembinaan dan pelatihan yang rutin dan berkesinambungan.

“Ini karena pengurus sebelumnya juga kurang aktif menggerakkan bidan delima, sangat disayangkan karena bidan delima keberadaannya sangat dibutuhkan warga. Idealnya bidan delima harus memiliki kegiatan sendiri untuk lebih meningkatkan kualitasnya,” jelas ketua IBI Kota Batu.

Muat Lebih

Bidan Delima melambangkan Pelayanan berkualitas dalam Kesehatan Reproduksi dan Keluarga Berencana yang berlandaskan kasih sayang, sopan santun, ramah-tamah, sentuhan yang manusiawi, terjangkau, dengan tindakan kebidanan sesuai standar dan kode etik profesi.

Anggota IBI yang terdaftar di wilayah Kota Baru mencapai 105 bidan. Bidan praktek mandiri yang tercatat aktif berjumlah 20 bidan. Diantaranya ada juga 20 bidan delima, namun hanya 10 bidan delima saja yang masih melaksanakan tugas sebagiamana mestinya. Bahkan, bisa saja jumlah bidan delima yang aktif kurang dari 10 orang.

Selain ingin lebih mengaktifkan lagi bidan delima, Rini berharap di kepemimpinannya kali ini IBI kota Batu dapat memiliki sekretariat sendiri. Selama ini sekretariat IBI ‘numpang’ di Dinas Kesehatan.

Pos terkait