Tingkatkan Mutu Sebelum Jadi Perawat di Luar Negeri

Peningkatan mutu lulusan kampus keperawatan merupakan kewajiban instansi terkait. Mutu perawat di luar negeri ternyata sangat diperhitungkan. Kualitas perawat di luar negeri amat jauh dari perawat Indonesia. Baik dari segi kecakapan dalam memberikan asuhan keperawatan, bahasa hingga performa. Perawat di luar negeri semisal Jepang memiliki standar yang tinggi. Hal ini pulalah yang membuat mereka bersedia membayar tinggi gaji perawat.

Kendala yang paling banyak dihadapi perawat Indonesia yang ingin berkiprah sebagai perawat di luar negeri adalah bahasa. Bahasa yang selama ini diajarkan selama melalui pendidikan kurang menunjang dalam menapaki peluang menjadi perawat di luar negeri.

Hal ini mendorong Djarum Foundation membantu Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Cendekia Utama Kudus menyiapkan tenaga profesional yang mampu lolos pada ujian keperawatan di Jepang.

Kolaborasi ini mengadakan MOU dengan Sumitomo Mitsui Banking Corporation (SMBC), mereka memberikan dukungan peningkatan fasilitas pendidikan keperawatan dan penyempurnaan kurikulum serta peningkatan kualitas tenaga pendidik.

“Kita ingin kualitas lulusan STIKES Cendekia Utama bisa memiliki kompetensi yang diakui secara internasional,” kata Primadi H Serad, Program Director Djarum Foundation, dilansir Tribunnews Sabtu (12/9/2015).

Bantuan yang diberikan berupa Patient Simulator, sarana pembelajaran berbasis komputer, hingga modernisasi peralatan laboratorium.

“Bahkan kami juga membuatkan replika rumah Jepang untuk praktik para mahasiswa agar mereka terbiasa jika kelak harus menangani pasien rumahan ketika berada di Jepang,” katanya.

Ia juga menyebut telah mengirimkan dua tenaga pendidik STIKES Cendekia Utama ke Jepang, untuk mempelajari kurikulum sekolah keperawatan di Jepang dan mengunjungi beberapa rumah sakit guna melihat bagaimana perawat di Jepang bekerja.

“Dalam upaya memperbaiki kemampuan berbahasa Jepang, kita jalin Program Studi Sastra Jepang, Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro,” tuturnya.

Melalui kerja sama inilah para calon perawat di STIKES Cendekia Utama yang ingin bekerja di Jepang akan memperoleh pelatihan Bahasa Jepang secara intensif.

Source: Tribunnews
Ed: Destur

Tags

Destur PJ ,S. Kep

Perawat sekaligus seorang penulis dan juga suka bergabung dalam event organizer. Semoga tulisan-tulisan ini bermanfaat bagi rekan-rekan seprofesi dan juga para pembaca.

Related Articles

Tinggalkan Komentar

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker