Sebenarnya Pengertian Depresi Itu Apa Sih?

0

Depresi adalah gangguan jiwa yang paling umum di dunia. Depresi sering dikaitkan dengan kondisi hati dan pikiran. Namun sejatinya depresi itu sebuah gangguan jiwa. Prevalensi depresi antara diderita wanita adalah sejumlah 25%, pria 10% dan remaja 5%. Menurut teori Monoamin, depresi diakibatkan oleh terjadinya ketidakseimbangan antara neurotransmitter di dalam otak.

Murung, kondisi murung bisa diakibatkan oleh hal-hal yang berat yang dialami. Kondisi murung bisa terjadi karena pemecatan, ditinggalkan oleh orang yang dicintai, kehilangan sesuatu dan lain sebagianya. Kondisi murung ini bisa berdampak pada aktivitas sehari-hari. Orang akan menjadi tidak nafsu makan, sulit tidur dan bimbang. Pada dasarnya, kondisi murung yang normal akan sembuh dengan sendirinya jika mental seseorang itu kuat. Selama ia bisa menerima hal tersebut sebagai salah satu ujian dari Allah maka ia akan dapat menghadapinya.

Malangnya, murung ini bisa menjadi depresi jika dalam kurun waktu 2-3 minggu tak kunjung usai. Depresi sedang/berat memiliki ciri-ciri yang khas. Seseorang orang dapat dikatakan mengalami depresi menurut Diagnostic and Statistical Manual of Mental (DSM) jika setiap harinya dalam kurun waktu 2 minggu memiliki 3-5 ciri-ciri di bawah ini:

  1. Tampak murung
  2. Hilangnya perasaan gembira
  3. Perasaan bersalah dan tak berharga
  4. Memiliki pikiran atau bahkan percobaan bunuh diri
  5. Tak dapat mengambil keputusan dengan baik
  6. Agitasi (resah dan gelisah)
  7. Lelah dan kehilangan energi
  8. Gangguan tidur
  9. Perubahan nafsu makan yang menurun sehingga berat badan juga menurun

Mulai hari ini maka berhati-hatilah jika mendapati diri Anda memiliki ciri-ciri di atas. Segera mendekatkan diri kepada Allah dan jauhilah hal-hal yang memperberat beban di hati. Carilah sahabat Anda dan berbagilah sehingga akan terasa lebih ringan. Ingatlah untuk mencari sahabat yang jika dekat dengannya bukan justru menambah dosa, tapi yang bisa mengingatkan Anda untuk senantiasa mendekatkan diri kepada Sang Pencipta.

Tinggalkan Komentar