Santri Ponpes An Nashr Diajarkan Memanah dan Berkuda

1
Santri pondok pesantren An Nashr diajarkan memanah dan berkuda. (Foto: Dyah Ayu Pitaloka)

Pondok pesantren para umumnya yang dikenal masyarakat hanyalah tempat untuk mencari ilmu di kelas. Ruangan yang dicitrakan selama ini tampak kumuh, asrama yang sumpek dan toilet yang kotor ternyata tidak benar. Kehidupan santri pondok amatlah menyenangkan jika dirangkai dengan sangat baik. Orang tua yang seharusnya sekarang berbondong-bondong menyelamatkan anak-anaknya agar tidak terkontaminasi dengan kurikulum pendidikan yang kian tidak karuan ini. Pondok pesantren adalah solusi terbaik untuk mendidik anak menjadi generasi penerus. Selain belajar ilmu agama, santri juga perlu diajarkan sunnah Rosul yang lain seperti memanah dan berkuda.

Salah satu pondok di Kota Batu Malang memberikan fasilitas yang cukup menarik. Selain mendapatkan ilmu di bangku kelas, para santri juga diajarkan untuk bersiap menghadapi era akhir zaman yang segera menyambut.

Santri muslimah pondok pesantren An Nashr mengajarkan cara menunggang kuda dan memanah kepada sejumlah siswa SD di Desa Giripurno, Kota Batu, Malang.

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Kegiatan berkuda dan memanah khusus Ramadan ini sebagai bagian dari syiar agama serta untuk memasyarakatkan sunnah Nabi tentang berkuda dan memanah.

Kegiatan memanah dan berkuda ini dilakukan secara rutin setiap dua pekan sekali. Para santri muslimah dididik untuk bisa menjaga diri dari gangguan yang mungkin terjadi dalam perjalanan.

Pembekalan ini tentunya selain mendapatkan pahala karena mengerjakan Sunnah Rosul, juga mendapatkan bekal ilmu yang lebih banyak.

Meskipun beraktivitas fisik di lapangan, para ustadzah pun tak luput mengajarkan untuk selalu menjaga aurat. Mengenakan jilbab syar’i dan bercadar.

Source: Viva.co.id
Editor: Destur

Share

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Wajib diisi * Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.