Mengapa Para Wanita Meremehkan Dzikir

0

Telah terjadi kelalaian luar biasa yang muncul pada diri kaum wanita dalam masalah dzikir kepada Allah ta’ala. Kelalaian ini bisa dalam bentuk pengabaian yang benar-benar mengabaikan atau dzikir kepada Allah ta’ala dalam beberapa waktu tertentu saja. Para wanita ini meremehkan dzikir lantaran banyak sekali faktor yang melatarbelakangi. Baik faktor internal mau pun faktor eksternal.

Sebelum mengobati penyakit, tentu dokter terlebih dahulu dikaji tanda dan gejala yang timbul. Hal ini untuk menentukan diagnosis dan tindakan berikutnya. Sama halnya dengan mengobati sikap meremehkan dzikir para muslimah. Cara mengobatinya adalah dengan mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan mereka meremehkan ibadah agung ini (dziikir) agar bisa segera mengubahnya.

Sebab-sebab para wanita meremehkan dzikir diantaranya seperti disebutkan oleh Isham bin Muhammad Asy Syarif dalam kitabnya Silsilatu Mar-ah Ash Sholihah yang telah diterjemahkan oleh tim Al Qowam.

Ketidaktahuan tentang dzikir
Ketidaktahuan terhadap dzikir di sini meliputi kapan waktu yang baik untuk dzikir, lafazh-lafazh dzikir yang sesuai sunnah, hingga cara berdzikir. Masih banyak muslimah yang belajar tentang hal ini namun ternyata yang dipelajari tidak terdapat tuntunannya dari Rosul, maka hal ini pun harus disikapi dengan lebih dalam lagi belajar dengan merujuk pada Al Quran dan Sunnah.

Ketidaktahuan tentang faidah-faidah dzikir
Secara alami, manusia tidak akan menggunakan sesuatu yang tidak diketahui faedahnya. Maka ketika seorang muslimah mengetahui faidah dzikir, ia akan segera melaksanakannya dan tidak meremehkan dzikir.

Ketidaktahuan tentang pahala dzikir
Banyak sekali hadits yang menjelaskan tentang pahala berdzikir. Begitu besarnya pahala ini tentunya sebagai muslimah yang baik akan tergiur untuk memaksinalkan dzikir. Pahala-pahala mengamalkan dzikir ini dapat dibaca dalam kitab-kitab kumpulan hadits seperti Riyadhush Sholihin karya Imam An Nawawi yang juga termasuk ‘ulama bermadzhab Syafi’iah.

Tidak mengetahui makna dzikir
Mengetahui makna yang terucap adalah bagian dari bentuk penghayatan. Banyak dari kaum muslimin yang membaca Al Quran hanya sekedar membaca tapi tidak membaca terjemah dan tafsirnya. Begitu pun dengan dzikir, banyak yang meremahkan dzikir sehingga arti dari tiap bacaan dzikir pun diabaikan.

Hidup dalam lingkungan yang tidak kondusif
Hendaknya muslimah mencari komunitas yang dapat memberikan motivasi. Hidup di tempat kos atau rumah yang disekelilingnya amat jauh dari nuansa Islam, akan memberikan pengaruh sedikit demi sedikit.

Banyak beban dan kesibukan

Banyak berbuat dosa dan lupa akan kematian

Bersikap longgar dalam perkara mubah dan menerima dunia.

Tinggalkan Komentar