Macam-Macam Obat Diet dan Efek Sampingnya

0

Obat-obat yang memiliki peran menghambat nafsu makan. Obat jenis ini biasa digunakan pada pasien yang mengalami obesitas (kegemukan). Tugasnya adalah menekan nafsu makan dan cukup efektif sebagai obat diet. Obat yang biasa digunakan sebagai obat diet ini disebut Anoreksansia. Anoreksansia mampu menekan nafsu makan secara efektif pada 4-6 minggu. Setelah digunakan sekitar 3-6 bulan, efek obat ini akan berkurang akibat terjadinya toleransi tubuh. Setiap obat tentu ada efek sampinya. Pada kesempatan kali ini akan dibahas macam-macam obat diet dan efek sampingnya.

Berdasarkan rekomendasi WHO, obat yang dipasarkan dan telah mendapatkan lisensi keamanan adalah Amfetamin. Ada pun beberapa obat lain, karena terdapatnya laporan bahwa terjadi kelainan katup Jantung pada pemakaian obat tertentu, maka pada Agustus 1997 obat tersebut ditarik dari peredaran. Obat-obat tersebut diantaranya adalah Fentermin, Fenfluramin dan Dexfenfluramin.

Berikut ini beberapa macam obat diet dan efek sampingnya. Disarikan dari buku “Obat-Obat Penting”.

Mazindol: Teronac
Efek samping: mulut terasa kering, obstipasi, nyeri kepala, takikarrdi, gelisah, susah tidur, dan memiliki efek melemahkan obat hipertensi.

Fenfluramin: Ponderal
Efek samping: diare, mual, muntah, mengantuk, mulut kering dan penggunaan dalam dosis tinggi bisa menyebabkan impotensi, depresi dapat terjadi jika terapi dihentikan secara mendadak. Efek yang lebih serius adalah hipertensi pulmonal.

Etilamfetamin
Efek samping yang ditimbulkan lebih rendah.

Orlistat
Efek samping: efek samping sering terjadi namun tidak bersifat serius seperti gangguan lambung berupa flatulensi, sakit perut, diare dan kejang lambung.

Hidroksisitrat
Efek sampingnya tidak dikenal dan dapat disamakan dengan asam sitrat yang digunakan pada bahan makanan.

Share

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Wajib diisi * Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.