Jogja Berpotensi Tsunami, 33 Desa Diprediksi Musnah

0

DIY (Daerah Istimewa Yogyakarta) merupakan wilayah pulau Jawa yang berpotensi Tsunami.  Tercatat ada 33 desa yang diminta waspada oleh BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah). Berdasarkan pada peta wilayah 2012, BPBD menyatakan bahwa Jogja berpotensi Tsunami.

Kesimpulan atas rumusan tersebut, BPBD memprediksi ada 33 desa yang potensial mengalami bencana alam gempa bumi 8 SR. Gempa dengan skala tersebut dapat memicu tsunami dengan ketinggian 11 meter.

Berdekatan dengan pantai Selatan, wajar saja jika Jogja berpotensi Tsunami. Jogja miliki potensi terjangan air mencapai 2 sampai 3 kilo meter dari bibir pantai.

“Pemetaan kami ada 3 kabupaten, yaitu di Kulonprogo ada 10 desa di 3 kecamatan. Bantul ada 5 desa di 3 kecamatan dan Gunungkidul ada 18 desa dari 6 kecamatan,” ujar Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD DIY Heri Siswanto dalam jumpa pers “Workshop Penguatan UPT BMKG dan BPBD di Kantor BMKG, Yogyakarta, Senin (14/9/2015).

“Ini sesuai Kajian resiko korban diprediksikan data 2012 itu sampai 100 ribu jiwa. Dengan magnitude gempa 8 SR, gelombang tsunami setinggi 11 meter. Di darat 90 menit dan akan sampai 2-3 km,”.

Gempar di wilayah selatan pulau Jawa berpotensi Tsunami. Hal ini didasarkan akan letak lempeng berkekuatan besar di dasar laut. Akan terjadi pertemuan lempeng Euro Asia dengan lempeng Samudera. Bila gempa terjadi, akan memicu tsunami di daerah tersebut.

“Potensinya kondisi Jawa saat ini pergerakan masih berlangsung terus menerus. Lapisan itu bersifat elastis seperti karet. Sama seperti lempeng samudera. Saat enggak ada, ya enggak apa-apa, artinya terkunci. Ada akumulasi energi sehingga tertahan energi. Kapan (tsunami) itu belum bisa diprediksi. Tapi potensinya ada,” ujar Deputi Bidang Geofisika Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Masturyono.

Jogja berpotensi Tsunami jika terjadi gempa besar mau pun kecil. Warga Jogja yang tinggal di wilayah jangkauan radius yang disebutkan BPBD di atas hendaknya sudah mempersiapkan diri.

Share

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Wajib diisi * Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.