Contoh Prosedur Tindakan Nebulasi

0

Nebulizer biasa dikenal dengan pengasapan, tapi tentunya bukan Voging yang biasa digunakan untuk nyamuk. Alat ini digunakan untuk merubah obat yang berbentuk cairan menjadi asap. Asap dari obat tersebut setelah menjadi asap akan dihirup oleh pasien yang mengalami sesak nafas atau pasien yang kesulitan mengeluarkan dahak. Obat-obat yang digunakan dalam tindakanĀ Nebulasi dimasukkan dalam mesin atau juga ada yang dimasukkan dalam masker lalu mesin dinyalakan. Tindakan nebulasi tidak dilakukan secara sembarangan. Harus dilakukan dengan SOP (Standar Operasional Prosedur) yang jelas.

Persiapan
1. Persiapan alat

  • Nebulizer set atau tabung oksigen lengkap dengan konektor
  • Sungkup (face mask)
  • Neb cup (tabung/mengkuk nebulizer)
  • Selang osigen/udara
  • Obat-obat yang dibutuhkan Ex. Bronkodilator, ekspektoran, kortikosteroid, dsb.
  • NaCl 0,9 %
  • Bengok
  • Tisue
  • Stetoskop

2. Persiapan lingkungan

  • Ciptakan lingkungan nyaman dan aman serta menjaga privacy klien

3. Persiapan pasien

  • Menjelaskan tujuan dan prosedur tindakan
    Posisikan klien duduk bila memungkinkan

Prosedur tindakan nebulasi

  1. Cuci tangan
  2. Auskultasi suara napas
  3. Siapkan peralatan nebulizer dan pastikan berfungsi baik atau tabung oksigen dengan konektornya
  4. Siapkan obat yang akan diberikan kepada klien, dengan mengencerkan dengan NaCl 0,9% misalnya: Ventolin : Bisolvon : NaCl 0,9% ļƒ  1 : 1 : 1
  5. Masukan obat-obat tersebut dalam neb cup
  6. Rangkaikan face mask, neb cup, selang oksigen dan nebulizer/tabung oksigen
  7. Pastikan nebulizer terhubung dengan arus listrik dan coba hidupkan untuk memastikan berfungsi baik (terlihat asap)
  8. Pasang fase mask yang sudah dirangkai dan dihubungkan dengan nebulizer/tabung oksigen pada klien
  9. Hidupkan nebulizer
  10. Bila klien sadar minta klien untuk menarik napas dalam melalui hidung dan menghembuskan melalui mulut, sampai obat habis (tidak terlihat asap lagi)
  11. Bila sudah selesai lepaskan masker dan matikan nebulizer/tabung oksigen
  12. Bersihkan mulut dan hidung klien dengan tisue
  13. Tindakan ini dapat dilanjutkan dengan fisioterapi dada dan/atau batuk efektif
  14. Lakukan aukultasi untuk mengevaluasi tindakan yang diberikan
  15. Bersekan alat-alat dan bersihkan alat
  16. Cuci tangan

Penting

  1. Evaluasi nadi dan keluhan yang dialami klien selama dan setelah tindakan
  2. Hentikan tindakan bila frekuensi nadi bertambah cepat secara drastis atau klein mengeluhkan sakit kepala, pusing atau gemetar, tunggu beberapa menit dan bila gejala hilang, tindaakan boleh dilanjutkan atau diulang. Tapi bila gejala dan tanda tidak hilang atau muncul lagi pada saat dilakukan nebulizer ulang, maka segera laporkan kepada dokter.

Tinggalkan Komentar