Ciri-Ciri Umum Sperma Sehat

Senyumperawat.com – Bagi seorang pria, produksi sperma menandakan bahwa ia adalah seorang pria. Lucunya sekarang muncul LGBT yang nyatanya sama-sama pria yang memproduksi sperma tapi dimasukkan ke tempat yang salah. Secara fisik mereka normal tapi secara otak maka otak ayam masih lebih normal. Belum pernah didapati selama ini ada ayam yang melakukan LGBT. Sebagai orang normal, tentu menjaga kualitan sperma agar tetap sehat adalah modal berharga. Sperma sehat harus kita pahami bersama.

Mengetahui sperma kita sehat atau tidak, tentu fungsinya adalah untuk menjaganya agar tetap sehat. Jika pun didapati kualitas sperma kita tidak begitu baik maka harus kita cari solusinya. Jelas saja bahwasanya kondisi sperma akan mempengaruhi kemungkinan kehamilan istri. Boleh jadi kita mengalami orgasme namun ternyata sperma yang menyembur tidak seperti yang diharapkan. Mulai dari gerakannya yang kurang gesit, kurang bisa menghadapi kondisi asam-basa mulut rahim istri dan sebagainya.

Gerakan
Gerakan sel sperma yang lambat akan membuatnya mati sebelum mencapai sel telur istri. Kondisi ini tentunya cukup menyulitkan bagi sperma. Pria yang subur, ada sekitar 40 persen sel sperma yang masuk ke istri bisa menerobos masuk hingga menyentuh lapisan sel telur. Namun tentunya hanya sel sperma paling kuat yang akhirnya membuahi sel telur. Sehat atau tidaknya sel sperma dapat ditentukan dengan mendeteksi kecepatan sel sperma saat bergerak menuju sel telur.

Kualitas
Sperma yang sehat memiliki tubuh yang panjang. Bagian depan atau kepala sperma berbentuk oval (lonjong) dan ekornya panjang sehingga geraknya pun cepat.

Kuantitas
Sehatnya sperma ditentukan pula oleh jumlah sperma yang diproduksi. Semakin banyak sel sperma yang diproduksi maka kemungkinan cepat hamil akan semakin besar.

Struktur sel sperma
Struktur sel sperma

Ketiga hal di atas bisa dikaji hanya dengan pemeriksaan medis. Dalam arti memang tidak dapat dilihat dengan mata langsung. Salah satu indikator yang perlu mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut adalah ketika istri tidak kunjung hamil setelah pernikahan selama 1 tahun dengan durasi hubungan badan sepekan minimal 3-4 kali.

Ada pula kebiasaan-kebiasaan buruk yang menunjang kondisi sehat atau tidaknya sperma. Kebiasaan buruk tersebut diantaranya:

  1. Merokok
  2. Kegemukan (obesitas)
  3. Mabuk
  4. Sering memakai celana ketat
  5. Sering mengonsumsi junk food
  6. Sering berkendara roda dua
  7. Sering mengantongi ponsel
  8. Sering berendam dengan air hangat
  9. Penggunaan laptop yang kurang tepat
  10. Stres

Destur PJ ,S. Kep

Perawat sekaligus seorang penulis dan juga suka bergabung dalam event organizer. Semoga tulisan-tulisan ini bermanfaat bagi rekan-rekan seprofesi dan juga para pembaca.

Related Articles

Tinggalkan Komentar

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker