Berat Badan Suami Pengaruhi Jenis Kelamin Anak

2

Berat badan suami ternyata mempengaruhi jenis kelamin anak. Jika Anda secara taqdir menikah dengan seorang pria yang gemuk, maka bersyukulah karena Anda berpotensi besar memiliki anak laki-laki. Begitu pun sebaliknya, jika suami Anda tergolong kurus atau normal maka kemungkinan akan menghasilkan anak perempuan lebih tinggi. Sebuah studi menemukan adanya hubungan antara berat badan pria dengan kemungkinan jenis kelamin anak yang akan lahir.

Studi ini dilakuakn oleh tim riset dari Peking University Hospital, pria yang memiliki berat badan berlebih dan obesitas memiliki potensi 27 persen akan memiliki anak laki-laki.

“Ini adalah penelitian pertama yang melaporkan pria dengan kelebihan berat badan dan obesitas cenderung memiliki rasio jenis kelamin anak laki-laki dibandingkan yang memiliki berat badan normal,” jelas tim peneliti kepada Dailymail (25/9/2015).

Penelitian ini telah dipublikasikan secara resmi dalam Jurnal Fertility and Sterility.

Ahli fertilitas dari Inggris, Simon Fishel yang tak terlibat dalam penelitian ini menyebutkan bahwa kemungkinan yang berkaitan dengan hasil penelitian ini adalah produksi DNA sperma ‘Y’ lebih banyak pada pria obesitas dan pria dengan kelebihan berat badan sehingga lebih memungkinkan terjadi pembuahan anak laki-laki.

Perlu diingat bahwa anak adalah karunia dari Allah. Apa pun jenis kelaminnya memang sudah ditaqdirkan. Oleh karenanya, menentukan jenis kelamin anak hanyalah salah satu upaya untuk mendapatkan anak yang diinginkan. Namun kekuatan do’a dan keimanan serta ketaqwaanlah yang menentukan terkabul atau tidaknya kehendak pasangan suami-istri.

2 KOMENTAR

  1. loading...
  2. Penelitian yang sangat bermanfaat. meski perlu penelitian lebih lanjut lagi. jika ada perbedaan ini mungkin disebabkan oleh banyak faktor, misalnya kurangnya keanekaragaman sampel

Tinggalkan Komentar