Ada 7 Penyebab Umum Anak Mimisan

Melihat anak mimisan tentunya sebagai orang tua akan merasa panik. Segala macam tindakan diperbuat agar mimisan anak berhenti. Sayangnya, mayoritas orang tua justru ketika melihat anak mimisan ekspresi panik pun muncul. Ada kalanya mimisan bukanlah sesuatu yang berbahaya. Tapi pada saat-saat tertentu, mimisan pada anak dapat berakhir tragis. Sebenarnya anak mimisan adalah hal yang tidak terlalu berbahaya. Namun dapat berubah menjadi berbahaya jika kejadinnya cukup sering maka patut diwaspadai.

Terjadinya mimisan diakibatkan oleh pecahnya pembuluh darah di dalam hidung. Pembuluh darah ini biasa disebut dalam istilah anatomi fisiologi dengan Plexus Kieselbach. Selain itu, bisa juga terjadi karena memang memiliki pembuluh darah yang rentan sehingga mudah sekali mimisan.

Infeksi
Sinusitis dapat pula menjadikan anak mimisan. Segera bawa ke dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Perubahan suhu yang mendadak
Anak memiliki sistem anatomi yang belum bisa dengan segera beradaptasi pada lingkungan. Suhu lingkungan yang awalnya panas kemudian mendadak menjadi dingin dengan masuk ke ruang AC misalkan, dapat berakibat terganggunya sistem pengatur suhu terhadap udara yang masuk ke hidung.

Kondisi udara yang kering
Udara yang amat kering dapat mengiritasi lapisan mukosa hidung. Jika dibiarkan terus terpapar kondisi dapat berakibat mimisan.

Alergi hingga bersin terus-menerus
Bersin-bersin dapat mengakibatkan terjadinya perlukaan pada saluran nafas jika berlangsung lama. Salah satunya adalah mimisan. Anak mimisan bisa dihubungkan dengan adanya alergi yang membuatnya bersin terus-menerus. Hendak dicari tahu penyebab bersinnya tersebut sesegara mungkin.

Polusi udara
Polusi berupa asap dapat mengiritasi mukosa hidung.

Trauma
Benturan yang terjadi apda hidung, dapat menjadi akibat anak mengalami mimisan. Jika benturan tidak terlalu kuat dan hanya mimisan biasa maka tidak terlalu mengkhawatirkan dan tidak terlalu perlu dilakukan X-Ray. Namun jika benturan amat keras, harus segera dibawa ke RS karena dikhawatikan terjadi patah tulang hidung. Bahkan yang lebih berbahaya adalah jika trauma tersebut terkena pada otak. Kasus orang mengalami kecelakaan lalu lintas, tidak sedikit yang meninggal karena benturan yang kerang pada otak sehingga keluar darah pada hidung dan telinga.

Komplikasi atau tanda suatu penyakit
Penyakit yang memiliki gejala mimisan biasanya terjadi pada penyakit demam berdarah (DBD), Leukemia atau bisa juga kanker nasofaring.

Tags

Destur PJ ,S. Kep

Perawat sekaligus seorang penulis dan juga suka bergabung dalam event organizer. Semoga tulisan-tulisan ini bermanfaat bagi rekan-rekan seprofesi dan juga para pembaca.

Related Articles

Tinggalkan Komentar

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker