Tips Agar Anak Tidak Mendengar Saat Anda Bercinta

Senyumperawat.com – Berhubungan suami istri merupakan kebutuhan yang tidak dapat dihindari. Momen hadirnya hasrat untuk bercinta pun terkadang tidak terduga. Bisa saja saat rumah sepi namun bagaimana jika kondisi rumah saat itu sedang ramai. Siang hari atau di waktu-waktu yang pada saat itu anak-anak belum tidur nyenyak maka jika dipaksakan untuk bermesraan akan berpotensi suara desaan kala itu terdengar oleh mereka. Sebuah situs web bernama womenshealthmag.com berbagi tips berhubungan suami istri agar tidak didengar oleh anak-anak.

Gunakan selimut tebal
Jika biasanya saat bercinta hanya mengenakan selimut yang tidak terlalu tebal, jika kondisi anak-anak belum tidur maka gunakan selimut yang lebih tebal. Suara desahan waktu itu pun baiknya sedikit ditahan. Tentunya pintu kamar dipastikan terkunci rapat.

Bercinta di kamar mandi
Rosulullah shollallaahu ‘alayhi wa sallam pun pernah mandi bersama istri beliau. Bercinta di dalam kamar mandi dengan membuka kran air atau shower dapat menutupi suara desahan.

Perdengarkan suara murotal Al Quran di kamar anak jika anak sudah tidur
Saat menidurkan anak, nyalakan MP3 Al Quran dikamarnya. Pastikan pula pintu kamarnya tertutup. Suara tersebut akan memberikan ketenangan pada anak sehingga suara lain dari luar dapat teralihkan.

Beli ranjang yang bagus
Ranjang yang tidak mendukung tentu tidak menghasilkan hubungan badan yang memuaskan. Tidak terbayangkan jika saat berhubungan ternyata ranjangnya rubuh. Ranjang yang bagus pula tidak akan menimbulkan bunyi yang berisik saat pertempuran sedang berlangsung.

Pasang peralatan peredam suara
Gunakan alat-alat peredam suara. Jika pun tidak ada dana untuk membeli peredam suara yang cukup mahal maka dapat dipilih alternatif seperti styrofoam, selimut, dan bantal. Letakkan styrofoam tersebut di antara bagian bawah pintu dan lantai, lalu letakkan bantal dan selimut di belakang pintu.

Tags

Destur Purnama Jati

Seorang penulis blog dan juga Youtube creator. Selain itu juga berkiprah di dunia EO (Event Organizer) terutama dibidang kesehatan. Terkadang juga mengisi pelatihan seputar PPGD dan sejenisnya.

Related Articles

Tinggalkan Komentar

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker