Pemanah Tercepat di Dunia Ini Terinspirasi dari Tentara Islam Jaman Dulu

0

Senyumperawat.com – Lars Andersen, pemegang gelar pemanah tercepat di dunia ini berbagi video teknik-teknik memanah. Pria asal Denmark ini memang memiliki kemampuan memanah yang sulit untuk disaingi. Andersen memiliki kemampuan melesatkan 10 anak panah hanya dalam waktu 4,9 detik. Beragam posisi pun sanggup ia lakukan dengan tetap menjaga akurasi. Mulai dari berlari sambil melompat, berkendara hingga posisi terbalik kepala di bawah.

Dalam video yang telah dilihat oleh lebih dari 32 juta pemirsa Youtube, memperlihatkan betapa kecepatan dan keakuratan Andersen patut dicontoh. Tak disangka, kemampuan Andersen ini didapatkan dengan latihan panjang. Hal yang patut membuat malu kaum muslimin adalah ternyata Andersen ini terinspirasi dari sepak terjang para pemanah muslim jaman dulu.

“Saya menemukan sebuah teks sejarah yang menjelaskan bahwa Tentara Islam melawan Tentara Salib pada abad pertengahan bisa memanah dengan tiga anak panah dalam 1,5 detik. Hal itulah yang memotivasi saya untuk mempelajarinya,” ujar Andersen, seperti dikutip Oddity Cenral, Selasa (19/11/2013). Kini Andersen telah dinobatkan sebagai pemanah tercepat di dunia.

Lars Andersen selaku pemanah tercepat di dunia mengungkapkan dalam video berdurasi 5,51 menit tersebut bahwasanya manuskrip yang menginspirasinya itu menggambarkan sosok bernama At Thobari. Ia mendapatkan manuskrip itu dalam kumpulan manuskrip berjudul “Arabic Archery, An Arabic Manuscript Of About A.D. 1500. A Book On The Excellence Of The Bow And Arrow And The Description Thereof”. Buku tersebut ditulis oleh Nabih Amin Faris dan Robert Potter Elmer.

Kutipan yang menginspirasi Lars diberikan tanda yang terjemahannya adalah “(Teknik) Ini adalah tipe tembakan terbaik dan tidak ada di luar itu (yang menyaingin) dalam hal akurasi kekuatan”.

Teks sebelumnya merupakan perkataan Al Tabari yang menyebutkan bahwa dirinya mampu melesatkan 15 anak panah dalam waktu yang cepat. Ke-15 anak panah itu dilesatkan dengan bergantian.

Jika dulu teknik memanah dapat dilakukan dengan menunggang kuda, kini Andersen juga mempraktikkan dalam video itu dengan mengendarai speda motor. Sebagai seorang muslim, tentunya teknik memanah harus dikuasai untuk menghadapi huru-hara akhir zaman.

Share

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Wajib diisi * Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.