Lanosterol, Solusi Baru Sembuhkan Katarak Tanpa Operasi

Sebuah studi yang dipimpin oleh University of California-San Diego (UCSD) menunjukkan bagaimana larutan yang mengandung steroid alami. Studi yang telah dipublikasikan dalam jurnal Natureyang tersebut menyatakan bahwa larutan irigasi mata yang mengandung steroid alami dapat menurunkan katarak pada anjing.

 

Lensa di mata kita sebagian besar terbuat dari protein crystallin yang memiliki dua pekerjaan. Protein ini yang memungkinkan kita dapat mengubah fokus dan menjaga lensa agar tetap jernih. Menurut penjelasan Medical News Today, katarak adalah suatu kondisi yang terjadi ketika struktur halus dari protein crystallin terganggu dan mereka mulai membentuk gumpalan dan membuat lensa keruh. Lensa ini juga kaya akan molekul yang disebut lanosterol. Lanosterol terdiri dari banyak steroid penting dalam tubuh. Lanosterol disintesis oleh enzim yang disebut lanosterol synthase.

 

Peneliti melakukan eksperimen tersebut pada anjing, kelinci dan manusia. Dalam sel lensa manusia, tim menemukan lanosterol yang mengalami penurunan produksi mengakibatkan penggumpalan protein katarak. Mereka kemudian menunjukkan pengobatan dengan lanosterol untuk mengurangi katarak dan meningkatkan transparansi lensa pada kelinci.

 

Hasil dari penelitian tersebut menunjukkan adanya efek dari larutan lanosterol. Lanosterol menunjukkan efek yang sama pada manusia, anjing dan kelinci baik lanosterol itu dalam bentuk sediaan injeksi mau pun tetes mata. Selain itu, menurut rilis Medical News Today, efek lainnya adalah lensa mata menjadi lebih jernih.

 

Kesimpulan dari eksperimen terapi penyakit katarak tanpa operasi ini adalah bahwa lanosterol berperan sebagai molekul kunci dalam pencegahan pengumpulan protein lensa. Pengobatan ini adalah pengobatan terbaru sebagai strategi untuk pencegahan dan pengobatan katarak. Lanosterol dalam bentuk tetes mata jauh lebih efektif untuk pengobatan katarak tanpa operasi.

 

Studi lain juga dikembangkan sebagai alternatif operasi katarak. Medical News Today melaporkan bahwa seorang pria 80 tahun yang mengalami degeneratif molekuler karena usia, setelah dilakukan tindakan implant mata bionic dapat mengembalikan beberapa fungsi visual.
Tags

Destur Purnama Jati

Seorang penulis blog dan juga Youtube creator. Selain itu juga berkiprah di dunia EO (Event Organizer) terutama dibidang kesehatan. Terkadang juga mengisi pelatihan seputar PPGD dan sejenisnya.

Related Articles

Tinggalkan Komentar

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker