Henti Jantung, Presenter Tewas Saat Siaran Langsung

0
Kematian dapat datang kapan pun. Penanganan henti jantung yang salah dapat mempercepat proses kematian.

Henti jantung adalah kondisi kegawatdaruratan yang mengancam nyawa. Tiap detiknya dalam kasus henti jantung sangatlah berarti. Kejadian ini menimpa seorang presenter televisi di Al Jadida, Maroko.

Presenter yang masih sangat muda ini tiba-tiba jatuh ke lantai stadion. Ia jatuh tatkala akan menyampaikan apresiasi kepada juara dalam sebuah perlombaan olah raga.

 

Media lokal menyebutkan bahwa presenter muda ini mengalami Cardiac Arrest. Henti jantung yang tidak ditangani segera maka akan terjadi seperti pemuda ini.

 

Cardiac arrest atau henti jantung, dapat ditangani dengan langsung diberikan tindakan RJP (CPR). Resusitasi Jantung Paru (Cardiopulmonary Resuscitation) dapat dilakukan oleh siapa pun. Menurut AHA (American Heart Association) 2010 menyatakan bahwa konsep RJP terbaru menggunakan urutan CAB.

 

Pada kondisi di lapangan, ketika belum ada tenaga medis dan khawatir tertular penyakit jika melakukan nafas bantuan, maka kompresi dada adalah solusi. Cukup dengan memberikan kompresi dada hingga jantung berfungsi kembali atau hingga bantuan medis tiba.

 

Kompresi dada dilakukan sedalam 5 cm. Posisi tangan menekan tepat di tengah tulang dada (mid sternum). Masyarakat umum pun dapat melakukan.

Sebuah kamera merekam kejadian tersebut. Video ini telah diunggah di Youtube pada 22 Agustus lalu.

Source: mirror.co.uk

Tinggalkan Komentar