Rumus Dasar Menghitung Tetesan Cairan Infus

Tetesan cairan infus diatur sesuai program pengobatan, tidak boleh terlalu cepat atau terlalu lambat. Menghitung caritan infus tidaklah sembarangan. Ada rumus yang digunakan untuk menyesuaikan antara terapi yang diberikan dan juga kondisi pasien. Setelah sebelumnya kita belajar cara memasang infus, sekarang kita akan belajar bagaimana cara menghitung tetesan cairan infus. Namun biasanya di ruang perawatan, sudah tertera SOP tersendiri yang lebih gamblang. Oleh karenanya untuk sekedar belajar, dapat dipraktikkan rumus yang akan disajikan di bawah ini.

Ada dua metode yang digunakan untuk menghitung jumlah tetesan, yakni:

1. Jumlah milliliter/jam. Jumlah tetesan dihitung dengsn membandingkan volume cairan yang harus diberikan pemberian (jam (ml) dengan lamanya).
Contoh :
3000 ml cairan RL harus diberikan dalam 24 jam. Berikut ini cara menghitungnya:
Jumlah tetesan = 3000 ml
                                24 jam
                            = 125 ml/jam

2. Tetesan/menit. Jumlah tetesan dihitung dengan mengalikan jumlah cairan yang dibutuhkan (ml) dengan factor tetes, kemudian membaginya dengan lama pemberian (menit). Fackor tetes ditentukan berdasarkan alat yang digunakan.

Rumus pemberian cairan :
Tetesan per menit = Jumlah cairan yang dibutuhkan x Faktor tetes (makro/mikro)

                                                     Total waktu (jam x 60 menit)
Pedoman :
  • Faktor tetes makro :20 tetes
  • Faktor tetes mikro : 60 tetes
  • 1 kolf :500ml
Tags

Destur Purnama Jati

Seorang penulis blog dan juga Youtube creator. Selain itu juga berkiprah di dunia EO (Event Organizer) terutama dibidang kesehatan. Terkadang juga mengisi pelatihan seputar PPGD dan sejenisnya.

Related Articles

Tinggalkan Komentar

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker