Remaja Sakit, Indonesia Ringkih

Gejolak remaja dalam mencari jati diri tidaklah akan pudar jika mereka mendapatkan nutrisi yang benar. Ada kisah seorang pemuda yang duduk di pinggir kali. Ialah pemuda sakti yang hidup mandiri. Ia menatap tiap aliran air sembari berkata,”Wahai air, katakan padaku siapa aku ini?”. Air pun berkata,”Kamu ya kamu, masa gue?”. Pemuda itu pun menyaut,”Haha, eh air kok bisa ngomong?”. Air,”Ya iyalah,,,,gue kan Airin fitwitari”. Pemuda,”Heh itumah Twitter kali,,,,,”. Air,”Nah tu tau klo gue itu kali”. Pemuda,”Ah apa sih, kayak ngomong sama orang gila”. Air,”Nah elu itu yang gila, masa manusia ngomong sama air”. Pemuda,” hahaha, iya juga ya, namanya juga komedi”.

Sebut saja namanya Aat (25 tahun, nama samaran), pelaku begal yang baru saja ditangkap oleh pak polisi. Mapoltabes mengatakan bahwa Aat ditangkap saat sedang menjemur pakaian dirumahnya. Diketahui sebelumnya Aat telah melakukan pembegalan tatkala para jamaah Masjid Al Jatsiyah usai sholat. Ada seorang jamaah yang menjadi korban kekejaman Aat. Kala itu Aat sedang menjalankan aksinya di siang hari. Ahmad (20 tahun) adalah pemuda yang telah menjadi imam masjid Al Jatsiyah. Meskipun masih muda, ia telah ditunjuk sebagai imam. Saat diinterogasi, polisi pun menanyakan berbagai pertanyaan.

  • Polisi: Sejak kapan kamu melakukan aksi ini?
  • Aat: Sejak beberapa bulan ini pak.
  • Polisi: Apa yang membuatmu melakukan ini?
  • Aat: Saya ingin mendapatkan penghidupan yang dihormati pak, dengan ini saya bisa naik pangkat.
  • Polisi: Naik pangkat apa?
  • Aat: Ya di tempat kami kan juga ada strata juga pak, kayak PNS gitu.
  • Polisi: Eh,,,itu kan jamaah masjid yang kamu begal, gimana kamu ini?
  • Aat: Justru itu pak, nanti pangkatnya bisa naik lebih cepet.
  • Polisi: Loh kok bisa?
  • Aat: Gimana sih bapak ini, pura-pura kagak tau, itu kayak yang diberita-berita, di teras masjid didor trus ditangkap, ada juga yang pake baju tulisannya arab trus ditangkap, ada juga yang namanya ustadz ditangkep.
  • Polisi: Itu kan jelas melanggar hukum.
  • Aat: Lah klo itu melanggar hukum, kok saya ditangkep padahal cuma begal sandat jepit pak ustadz, tapi itu DENSUS kok bapak diemin aja?
  • Polisi: Itu karen Densus itu penegak hukum, bukan asal tangkap.
  • Aat: Pak,,,,pernah nggak bapak lihat kehidupan Induk ayam dan anak-anaknya?
  • Polisi: Iya pernah.
  • Aat: Mana mungkin induknya satu tidak melindungi anak-anaknya.

Remaja sakit, Indonesia pun ringkih. Hei pemuda-pemudi kurang pergaulan. Kamu mestinya punya pola pikir yang kritis. Enggak cuma dibodohin sama dongeng Cinderela atau si pemanah ulung Peterpan.

Hari gini kok enggak suka ke Masjid. Remaja apaan tuh, enggak malu amat sih, padahal waktu lahir dulu yang didengerin pertama kali suara Adzan di telinga kanan and Iqomah di telinga kiri. Kamu lupa? nih gue ingetin.

AdzanAllahu Akbar Allahu Akbar. (2X)
Asyhadu alla illahaillallah. (2X)
Asyhadu anna Muhammadar rasulullah. (2X)
Haiyaalas solah (2X)
Haiyaalal falah. (2X)
Allahu Akbar Allahu Akbar.
La ilahaillallah.

Artinya :
Allah Maha Besar, Allah Maha Besar.
Aku menyaksikan bahawa Tiada Tuhan melainkan Allah.
Aku menyaksikan bahawa Muhammad itu pesuruh Allah.
Marilah Sholat.
Marilah kepada kejayaan.
Allah Maha Besar, Allah Maha Besar.
Tiada Tuhan melainkan Allah.

Iqomah
Allahu Akbar Allahu Akbar.
Asyhadu alla illahaillallah.
Asyhadu anna Muhammadar rasulullah.
Haiya ‘alas solah Haiya ‘alal falah.
Qadqamatis solah Qadqamatis solah.
Allahu Akbar Allahu Akbar. La ilahaillallah.

Artinya:
Allah Maha Besar, Allah Maha Besar.
Aku menyaksikan bahawa Tiada Tuhan melainkan Allah.
Aku menyaksikan bahawa Muhammad itu pesuruh Allah.
Marilah Sholat.
Marilah kepada kejayaan.
Sesungguhnya sudah hampir mengerjakan sholat.
Allah Maha Besar, Allah Maha Besar.
Tiada Tuhan melainkan Allah.

Tuh, udah inget?
Kamu jika megang teguh itu aja, sebenarnya kamu udah jadi sosok remaja yang sakti. Sakti dalam arti modal kamu udah luar biasa besarnya. Modal besar itu adalah Islam.

Sengaja ada 2 kisah di atas yang saya ceritakan sebagai prolog. Coba ditelaah lebih baik. Cerita pertama, itulah sosok remaja masa kini yang telah sakit jiwa. Dia mengadukan permasalahannya kepada hal-hal yang tidak akan pernah memberikan solusi. Pasalnya, itu adalah tempat ia mengadu dan mencari pemecahan masalah.

Sungguh, kamu lupa akan siapa yang telah menciptakanmu. Kegilaanmu akan hal-hal yang fana akan membuatmu menjadi remaja yang sakit. Remaja sakit itu yang tidak punya pedoman hidup yang jelas. Apa-apa kamu mengadu bukan pada tempatnya. Sedikit-sedikit sedih, labil dan pastinya galau.

Bukti bahwa kamu tidak punya pedoman hidup yang jelas itu dikemas dalam cerita kedua. Kamu ingat akan harta dan pangkat di dunia tapi kamu melahap hukum Allah untuk sekedar pujian dari manusia.

Bobroknya negeri ini diawali dari sosok remaja kayak kamu, iya kamu,,,,,

Tidak punya jati diri yang jelas. Muslim yang baik itu memiliki setidaknya 2 hal dalam dirinya yang tak boleh hilang. Keduanya harus melekat. Ada pun kedua hal itu biasa disebut Al Quran dan Sunnah.

Masa depanmu adalah masa depan negeri ini. Jika kerjaanmu hanya seputar kebiasaan-kebiasaan para pecundang maka lihatlah kesudahan apa yang tampak di negeri ini. Mereka yang menguasai negeri ini adalah para mantan remaja yang setiap harinya menghabiskan masa remajanya dengan aktivitas para pecundang.

Tags

Destur Purnama Jati

Seorang penulis blog dan juga Youtube creator. Selain itu juga berkiprah di dunia EO (Event Organizer) terutama dibidang kesehatan. Terkadang juga mengisi pelatihan seputar PPGD dan sejenisnya.

Related Articles

Tinggalkan Komentar

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker