Awas, Keputihan Indikator Kanker Serviks

Keputihan atau Fluor Albus adalah munculnya cairan dari vagina wanita. Ada yang konsistensinya kental dan ada yang agak encer. Ada pula yang berbau amis dan ada yang tidak. Ada yang berwarna kuning dan ada yang seputih susu. Ada pula yang disertai rasa gatal dan ada yang tidak. Keputihan secara umum dibedakan menjadi keputihan yang normal (fisiologis), dan keputihan yang menandai suatu penyakit (patologis).

Keputihan yang normal disebabkan oleh perubahan hormonal yang terjadi tiap bulannya sebagai tanda masuk masa subur. Oleh karena hal ini, vagina mengeluarkan cairan yang berlebihan sehingga muncul sebagai keputihan. Ada pun ciri-ciri keputihan yang normal diantaranya:

  1. pH asam, antara 3,8 – 4,5
  2. Konsistensinya encer dan bewarna bening
  3. Jumlah cairan umumnya sedikit
  4. Tidak berbau
  5. Tidak gatal

Berbeda dengan keputihan yang itu merupakan penyakit. Keputihan karena penyakit terjadi karena infeksi. Bisa saja ini merupakan salah satu tanda munculnya kanker serviks. Kanker serviks amatlah berbahaya dan cukup meresahkan karena masih cukup banyak kasus tersebut dijumpai. Ada pun keputihan karena infeksi, bisa jadi disebabkan oleh munculnya bakteri atau jamur yang merugikan. Ciri-ciri keputihan karena penyakit berbeda dengan keputihan yang normal. Berikut ciri-ciri keputihan karena penyakit:

  1. Konsistensinya kental,
  2. Warna beragam,
  3. Jika disebabkan oleh jamur maka cairannya berwarna putih susu
  4. jika disebabkan bakteri maka cairannya dapat berwarna kuning kehijauan
  5. Jumah cairan biasanya banyak
  6. Umumnya berbau, mulai dari berbau amis sampai berbau busuk
  7. Menimbulkan rasa gatal

Penyebab keputihan yang lainnya pun perlu dipelajari. Mulai dari kebersihan hingga perilaku individu dalam hubungan seks. Atau juga karena kondisi psikis yang labil. Berikut uraian tentang penyebab lain seputar keputihan:

  1. Ketidakseimbangan hormon
  2. Gejala suatu penyakit tertentu
  3. Rusaknya keseimbangan biologis dan keasaman (ph) lingkungan vagina.
  4. Sering memakai tissue saat membasuh bagian kewanitaan, sehabis buang air kecil maupun buang air besar
  5. Memakai pakaian dalam yang ketat dari bahan sintetis (bukan katun), sehingga berkeringat dan memudahkan timbulnya jamur
  6. Sering menggunakan WC Umum yg kotor
  7. Tidak mengganti panty liner
  8. Membilas vagina dari arah yang salah, yaitu dari arah anus ke arah depan vagina
  9. Sering bertukar celana dalam/handuk dengan orang lain
  10. Kurang menjaga kebersihan vagina
  11. Kelelahan yang amat sangat
  12. Stress
  13. Tidak segera mengganti pembalut saat menstruasi
  14. Sering membasuh vagina, yang harus dibasuh adalah vulva (bagian yang menggembung) dan bukan vaginanya
  15. Tidak mejalani pola hidup sehat (makan tidak teratur, tidak pernah olah raga, tidur kurang)
  16. Lingkungan sanitasi yang kotor.
  17. Sering mandi berendam dengan air hangat dan panas. Jamur yang menyebabkan keputihan lebih mungkin tumbuh dikondisi hangat.
  18. Sering berganti pasangan dalam berhubungan seKS
  19. Kadar gula darah tinggi
  20. Sering menggaruk vagina
  21. Pemakaian obat-obatan dalam waktu lama, terutama antibiotik
  22. Infeksi. Dapat disebabkan oleh bakteri, gonorrhoe, parasit trichomonas, jamur Candida dan virus (HPV, Herpes, AIDS)
  23. Kanker leher rahim (serviks)

Pengobatan keputihan tentunya yang utama adalah menghindari penyebab-penyebab di atas. Di samping itu, konsultasikanlah dengan dokter yang anda percaya. Pengobatan untuk keputihan yang ditimbulkan oleh penyakit ini harus ditentukan terlebih dahulu penyebabnya. Jangan asal menggunakan obat, baik itu pil atau salep. Hal terpenting sebelum pengobatan adalah menentukan dulu penyebabnya baru dipilihkan terapi yang tepat.

Tags

Destur Purnama Jati

Seorang penulis blog dan juga Youtube creator. Selain itu juga berkiprah di dunia EO (Event Organizer) terutama dibidang kesehatan. Terkadang juga mengisi pelatihan seputar PPGD dan sejenisnya.

Related Articles

Tinggalkan Komentar

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker