Antara Jin, Setan dan Iblis, Beda Gak Sih?

Di antara kita mungkin masih bertanya-tanya, sebenarnya bedanya apa antara jin, setan dan iblis. Apakah yang biasa jadi artis di televisi seperti pocong, kuntil anak dan sejenisnya itu termasuk golongan jin. Ataukah justru dari golongan setan. Lantas iblis itu siapa?

Para ulama memiliki pencapatnya masing-masing. Mari kita simak beberapa penuturan para ulama agak kita tidak salah menerjemahkan siapa mereka.

Muat Lebih

Hasan Al Bashri rohimahullah,”Jin adalah anak turun iblis sedang manusia adalah anak keturunan Adam ‘alayhis salam. Di antara kalangan jin dan manusia ada yang beriman dan ada pula yang kafir. Mereka bisa mendapatkan pahala dan siksa. Orang yang beriman dari kalangan jin dan manusia maka dia menjadi kekasih Allah. Sedangkan siapa saja yang kafir maka dia adalah setan.”

Ibnu ‘Abbas rodhiyallaahu ‘anhuma,”Sesungguhnya jin adalah anak dari jann dan mereka bukanlah setan. Mereka bisa mati. Di antara mereka ada yang beriman dan ada pula yang kafir. Sedang setan adalah anak turun iblis, mereka akan mati bersama kakek moyang mereka. Iblis yang terlaknat.”

Ad Dumairi mengatakan dalam kitab Hayat Al Hayawaan Al Kubro,”Pendapat yang masyhur menyatakan bahwa seluruh jin itu anak keturunan iblis. Ada yang menyatakan bahwa jin itu adalah satu jenis makhluk dan iblis adalah salah satu dari mereka. Tidak ragu lagi bahwa jin itu adalah anak turun iblis berdasarkan ketetapan Al Quran, Allah ta’ala berfirman:

“Apakah kalian menjadikan dia (iblis) dan anak keturunannya sebagai pemimpin-pemimpin selain Aku? sedangkan mereka itu adalah musuh bagi kalian.” (Al Kahfi: 50).

Qotadah berkata,”Sesungguhnya di antara jin itu ada yang menjadi setan, demikian juga di antara manusia ada yang menjadi setan.” Allah berfirman dalam surat Al An’am: 112:

“Demikianlah Kami jadikan untuk setiap nabi itu musuh berupa setan-setan dari kalangan manusia dan jin.”

Source:┬áSalim, Sya’ban Ahmad (2012). Ensiklopedi Pengobatan Islam, Hal. 188-189.

Pos terkait