Syiah Sebut LDK, Kammi dan Gema Pembebasan Sebagai Radikal di Unmul

Salah satu website berita yang berafiliasi agama Syi’ah menyebutkan dalam salah satu beritanya bahwa Gema Pembebasan, LDK dan Kammi merupakan cikal bakal radikal. Satuislam.org mengutip pernyataan seorang peneliti muda dari Kementerian Agama (Kemenag) Sulawesi Selatan, Sabara Nuruddin memaparkan hasil penelitiannya mengenai gerakan radikal dan fenomena radikalisme di lingkungan kampus.

Dalam tulisan tersebut, website Syi’ah ini mengutip pernyataan Sabara yang menyatakaan bahwa pergerakan dakwah kampur dibagi dalam 2 kelompok besar. Kelompok pertama yaitu kelompok moderat, kelompok kedua yaitu kelompok radikal. Tidak tanggung-tanggung, website Syi’ah Satuislam.org ini mengutip secara jelas daftar organisasi yang mereka nyatakan sebagai radikal. Kelompok radikal tersebut dibagi lagi menjadi 3 kelompok yaitu HTI, Tarbiyah dan Salafy.

Secara umum perkambangan pergerakan keislaman mahasiswa di kalangan mahasiswa Universitas Mulawarman Samarinda, Kaltim terbagi dua kelompok. Kelompok pertama adalah kelompok moderat yang diwakili oleh HMI, PMII, dan IMM. Sementara kelompok kedua adalah kelompok radikal yang berafiliasi kepada tiga kelompok.

Pertama adalah HTI, memiliki sayap di kampus yang bernama ‘Gema Pembebasan’. Kelompok kedua adalah Tarbiyah, yang berafiliasi dengan Ikhwanul Muslimin yang secara politik berafiliasi ke Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

“Kelompok Tarbiyah, bergerak di organisasi eksternal dan internal kampus. Di organisasi eksternal, kelompok Tarbiyah bergerak di ormas KAMMI, sementara di organisasi internal kampus, mereka berkiprah di Lembaga Dakwah Kampus (LDK),” tutur Sabara.

 

Kelompok ketiga berafiliasi pada Salafi atau Wahabi. Menurut Sabara, kelompok Salafi belum terlihat secara massif di Unmul.

Source: https://www.satuislam.org/nasional/materi-radikalisme-di-unmul-mendapat-jatah-satu-sks/

Tags

Destur Purnama Jati

Seorang penulis blog dan juga Youtube creator. Selain itu juga berkiprah di dunia EO (Event Organizer) terutama dibidang kesehatan. Terkadang juga mengisi pelatihan seputar PPGD dan sejenisnya.

Related Articles

Tinggalkan Komentar

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker