Puasa Dalam Kondisi Hamil, Perhatikan Tips Berikut!

Perbanyak minum air mineral. Kekurangan minum sepanjang hari jika tidak diganti dengan asupan cairan yang cukup maka dapat menimbulkan dehidrasi. Biasanya dalam iklan televisi dianjurkan minum 8 gelas sehari namun pertanyaannya adalah ukuran gelas yang seberapa. Apakah gelas cangkir atau gelas besar. Secara mendasar kebutuhan tubuh akan air berkisar antara 2,5 – 3 liter. Untuk ukuran gelasnya maka silakan sesuaikan dengan gelas di rumah masing-masing. Gelas kecil biasanya berkisar antara 150-200 ml.

Makan sedikit dan sering, hal ini biasa dianjurkan oleh para perawat di RS.  Porsi tatkala berpuasa mungkin akan menurun karena makan hanya 2 kali. Hal ini bagi ibu hamil akan terasa kurang karena ia sedang makan untuk jatah 2 orang, ibu sendiri dan janin dalam kandungan. Oleh karenanya meskipun sudah berbuka pada sore harinya, menu cemilan malam juga mesti disediakan. Cemilan yang tentunya mengandung cukup gizi, protein dan mineral untuk pertumbuhan janin agar optimal.

Konsumsi vitamin jika diperlukan. Tidak sembarang vitamin dapat dikonsumsi untuk ibu hamil, selain bahan yang terkandung harus dikonsultasikan dengan dokter, kebutuhan porsi dalam vitamin tersebut harus mendapat petunjuk dokter sehingga keperluan vitamin dapat bermanfaat maksimal untuk kesehatan anda dan janin.

Ketika sahur, konsumsi menu makanan yang dapat menopang gizi ibu hamil di siang hari. Komposisi yang dianjurkan adalah karbohidrat kompleks, protein baik secara nabati dan hewani, dan lemak. Selalu pula sertakan buah dan sayur-sayuran.

Istirahat yang cukup. Mengatur waktu istirahat sangat penting untuk kesehatan janin dan anda selama puasa, siasati dengann membuat makanan sahur padat gizi dan mudah untuk dilakukan tidak memerlukan waktu yang dan memiliki nutrisi yang tinggi.

Kini telah tersedia susu khusus untuk ibu hamil. Didalamnya telah dimasukkan unsur-unsur gizi yang baik untuk ibu. Hal ini cukup bagus dimasukkan dalam menu sehari-hari dalam menjalami puasa sebagai ibu hamil.

Olah raga ringan untuk sekedar peragangan otot. Jangan terlalu lelah karena dapat berpengaruh pada stamina dan janin. Jika ibu hamil menjalani puasa dengan hanya bermalas-malasan, maka yang timbul adalah efek yang tidak diinginkan seperti otot yang mudah kram, pegal-pegal dan mudah lelah. Bagi tiap-tiap ibu mungkin akan berbeda efeknya. Olah raga ringan seperti senam ibu hamil jangan ditinggalkan meskipun puasa. Hanya gerakan-gerakannya yang terasa memberatkan saja yang dikurangi namun tetap dilakukan.

Tags

Destur Purnama Jati

Seorang penulis blog dan juga Youtube creator. Selain itu juga berkiprah di dunia EO (Event Organizer) terutama dibidang kesehatan. Terkadang juga mengisi pelatihan seputar PPGD dan sejenisnya.

Related Articles

Tinggalkan Komentar

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker