Mekanisme Kerja Insulin Dalam Tubuh

Senyumperawat.com – Insulin merupakan hormon yang dihasilkan oleh sel beta pulau langerhans pankreas. Insulin ini mempunyai peranan ynag sangat penting dalam pengaturan kadar gula darah. Insulin akan mnghambat pengeluaran glukosa oleh hati dan memudahkan sintesisi glikogen. Bilaglukosa darah tinggi, maka skresi insulin normalnya akan menigkat dan glukogenesis hati menurun.

Dengan adanya insulin, glukosa darah yang berasal dari metabolisme karbohidrat dalam makanan, dari senyawa glukogenik seperti protein dan lemak yang mengalami glukoneogenisis dan dari pemecahan glikogen inti (glikogenelisis) dapat digunakan sebagai energi di tingkat sel. Tanpa insulin masuknya glukosa kedalam otot rangka, otot jantung, dan jaringan lain akan menurun (Sodeman, 1998).

Insulin bekerja pada hati, jaringan lemak (adiposa), dan jaringan otot. Di hati, insulin memiliki pengaruh yang kuat terhadap metabolisme glukosa dalam sel-sel hepar. Insulin mendorong pembentukan glikogen, merangsang pembuangan glukosa lewat lintasan-lintasan glikolitik dan menekan enzim-enzim yang diperlukan untuk proses glukoneogenesis serta glikogenolisis. Insulin menentang efek hormon kortisol, epinefrin, dan glukagon pada metabolisme glukosa dalam hepar. Jadi keseluruhan efek insulin adalah meningkatkan penggunaan dan penyimpanan glukosa dalam hepar.

Mekanisme kerja Insulin. Pict: en.wikipedia.org

Pada jaringan lemak (adiposa), insulin memiliki pengaruh yang besar terhadap metabolisme lemak. Hormon ini merangsang lipogenesis, mempercepat pembuangan trigliserida dari darah dan menghambat liposis. Mekanisme kerja insulin dalam menghambat liposis masih belum jelas. Singkatnya semua efek insulin ada jaringan adiposa adalah untuk mendorong penyimpanan energi nutrient, mempercepat pengubahan glukosa menjadi trigliserida dan menghambat pelepasan simpanan trigliserida.

Pada jaringan otot, insulin diperlukan untuk pengangkutan glukosa kedalam sel-sel otot, meniingkatkan simpanan glikogen intrasel, meningkatkansintesis asam amino dalam ribososm dan menurunkan katabolisme protein. Pada kontraksi otot, glukosa dioksidasi menjadi CO2 dan asam laktat. Asam laktat berdifusi kedalam sirkulasi darah dan oleh hepar digunakan sebagai substrat untuk pembentukan glukosa. Gerakan karbon dari hepar ke dalam otot dalam bentuk glukosa dan pngembaliannya ke asam laktat dikenal sebagai siklus Cori.

Dari semua aktivitas insulintersebut dapatdisimpulkan bahwa berkurangnya insulin akan menyebabkan terjadinya peningkatan kadar glukosa dalam darah (hiperglikemi) yang ditandai dengan adanya perubahanmetabolik berupa : penurunan transpor glukosa dalam sel. Glikogenesis berkurang, glikolisis dan glikogneogenesis meningkat sehingga glukosa dicurahkan kedalam darah secara terus menerus melebihi kebutuhan (Guyton, 1996).

Tags

Destur Purnama Jati

Seorang penulis blog dan juga Youtube creator. Selain itu juga berkiprah di dunia EO (Event Organizer) terutama dibidang kesehatan. Terkadang juga mengisi pelatihan seputar PPGD dan sejenisnya.

Related Articles

Tinggalkan Komentar

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker