Materi Penyuluhan Waspada Diabetes Mellitus

0

Senyumperawat.com – Berikut ini adalah contoh materi penyuluhan waspada diabetes mellitus. Penyuluhan biasa dilakukan untuk individu atau komunitas. Tergantung sasaran yang akan dibidik. Untuk petugas medis biasanya memerlukan beberapa alat peraga semisal lembar balik, leaflet dan sejenisnya. Hal tersebut untuk mempermudah metode penyuluhan. Termasuk dalam penyuluhan waspada diabetes. Terkadang ada pasien yang ingin bisa lebih lanjut mempelajari materinya. Maka materi bisa saja diberikan dalam bentuk cetak.

A. Pengertian Diabetes Mellitus

Diabetes Mellitus merupakan sekelompok kelainan heterogen yang ditandai oleh kenaikan kadar glukosa dalam darah atau hiperglikemia. (Brunner dan Suddarth, 2002).

B. Tanda Dan Gejala Awal Diabetes Mellitus

  1. Banyak makan
  2. Banyak kencing
  3. Banyak minum
  4. Sering kesemutan pada tungkai
  5. Penyembuhan luka yang lama

C. Penyebab Diabetes Mellitus

  1. Keturunan
  2. Obesitas
  3. Gaya hidup

D. Individu Beresiko Diabetes Mellitus

Diabetes Mellitus merupakan salah satu penyakit yang dapat diwariskan dalam suatu keluarga. Keluarga yang salah satu anggota keluarganya telah diketahui menderita Diabetes Mellitus perlu diwaspadai adanya Diabetes Mellitus. Dengan kata lain, satu anggota saja dalam suatu keluarga terkena, anggota keluarga lainnya pun beresiko menderita Diabetes Mellitus.

Selain disebabkan karena keturunan, Diabetes Mellitus juga bisa disebabkan karena obesitas (kegemukan). Oleh karena itu, individu yang memiliki tubuh yang gemuk beresiko menderita Diabetes Mellitus.

E. Komplikasi Diabetes Mellitus

  1. Gagal ginjal
  2. Penyakit jantung koroner
  3. Gangguan penglihatan (katarak)
  4. Ulkus diabetikum
  5. Syok hipoglikemi

F. Pencegahan Dini Komplikasi Diabetes Mellitus

  1. Identifikasi populasi yang berisiko tinggi diabetes Populasi yang berisiko tinggi diabetes, antara lain: individu dengan orang tua atau riwayat keluarga diabetes dan individu dengan obesitas atau kegemukan. Pada kelompok ini, secara berkala harus diperiksakan kadar gula darah dan dianjurkan untuk melakukan gerak badan secara teratur dan mengontrol berat badannya.
  2. Regulasi gula darah pada penderita diabetes. Regulasi gula darah dapat dilakukan dengan diet, obat-obat antidiabetik, dan atau pemberian insulin. Pengobatan diabetes harus dilakukan secara kontinu seumur hidup di bawah arahan dokter.
  3. Mengontrol faktor risiko lain. Pada pasien diabetes sering ditemukan peningkatan kolesterol dan peningkatan tekanan darah. Kedua hal ini harus diobati secara ketat apabila dijumpai pada penderita diabetes. Faktor lain yang harus diperhatikan adalah merokok yang harus dihentikan.

 

Daftar Pustaka

  • Smeltzer, Suzanne C, Brenda G bare, Buku Ajar Keperawatan Medikal Bedah Brunner & Suddarth Edisi 8 Vol 2 alih bahasa H. Y. Kuncara, Andry Hartono, Monica Ester, Yasmin asih, Jakarta : EGC, 2002.
  • https://lifestyle.fajar.co.id
  • https://mahkotadewa.com

Tinggalkan Komentar