Hukum Perayaan Milad dan Makanan yang Dihidangkan

0
Syaikh Muhammad bin Sholih Al Utsaimin berkata,”Ada pun perayaan milad (hari kelahiran) seseorang atau hari perkawinan, semuanya itu lebih dekat kepada bid’ah daripada dibolehkannya karena tidak ada tuntunannya dalam agama”. (Majmu’ Fatawa wa Rosa-il, juz II/302-303)

Syaikh bin Baz berkata,”Allah tidak menyariatkan untuk kita hari raya ulang tahun kelahiran, baik kelahiran nabi maupun yang lainnya. Akan tetapi berbagai dalil telah menunjukkan bahwa itu adalah bid’ah dan sebagai tasyabbuh dengan musuh Allah dari kalangan Yahudi, Nasrani dan lain-lainnya. Wajib bagi ahli Islam untuk meninggalkan kegiatan tersebut, mengingkari orang yang melakukannya dan tidak menyebarkan berbagai hal yang menjadi pendorong timbulnya sangkaan orang bahwa perbuatan tersebut adalah boleh dilakukan seperti melalui penyiaran, pemberitaan atau televisi”. 

Makhluk yang paling mulia dan paling utama, Nabi Muhammad shollallaahu ‘alayhi wa sallam belum pernah sekali pun mengadakan perayaan hari ulang tahun selama hidupnya. Para sahabat pun tidak pernah mengadakan peringatan maulid beliau. Demikian pula para tabi’in yang mengikuti mereka dengan ihsan yang hidup dalam tiga abad yang paling utama.

Perayaan ulang tahun memang dilarang dalam Islam karena merupakan perbuatan BID’AH dan TASYABBUH kepada orang-orang kafir. Namun makanannya tetap halal untuk dimakan. Dengan syarat jika makanan itu berupa daging, maka penyembelihannya bukan untuk selain Allah. Karena dibeberapa daerah, perayaan ulang tahun disertai selamatan atau kenduri dengan menyembelih binatang yang dipersembahkan kepada selain Allah seperti danyang, jin mau pun arwah leluhur. Sedangkan jika yang merayakan ulang tahun adalah orang Nasrani maka hukum makanannya sama dengan makanan perayaan natal.

Source: Abu Fida’, Yazid (2014). Ensiklopedi Halal Haram Makanan hal. 69-73. Pustaka Arafah: Solo
Share

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Wajib diisi * Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.