Cara Mencegah Gatal Setelah Mencukur Rambut Kemaluan Wanita

0

Mencukur rambut kemaluan dan mencabut rambut ketiak adalah sunnah yang diajarkan oleh Rosulullah shollallaahu ‘alayhi wasallam. Dalam praktiknya, terkadang memang tak sedikit yang belum memahami hadits yang berkenaan dengan sunnah ini. Baik laki-laki mau pun perempuan masih menyepelekan kedua hal tersebut, padahal manfaatnya amatlah besar. Kondisi kemaluan atau daerah sekitar kemaluan yang kotor akan menjadi ladang subur bagi bakteri dan kuman untuk berkembang biak. Tak sedikit para wanita yang kurang perhatian dengan hal satu ini, sehingga miss V yang sangat sensitif itu kerap kali disambangi oleh bakteri. Lantas apa yang timbul? bisa saja keputihan atau keluhan lain akibat kurangnya tingkat kebersihan pada daerah kemaluan.Jangan salah sebut antara rambut dan bulu. Ingat kembali guru Biologi kita sewaktu SMA. Istilah rambut diperuntukkan bagi manusia sedangkan bulu diperuntukkan bagi hewan.

Hadits Rosulullah yang berkenaan tentang mencukur rambut kemaluan adalah

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

الفِطْرَةُ خَمْسٌ: الخِتَانُ، وَالِاسْتِحْدَادُ، وَقَصُّ الشَّارِبِ، وَتَقْلِيمُ الأَظْفَارِ، وَنَتْفُ الآبَاطِ
“Fitrah ada lima: khitan, mencukur rambut kemaluan, memendekkan kumis, potong kuku, dan mencabut rambut ketiak.” (HR. Ahmad, Bukhari, Muslim, dan yang lainnya).

Secara tegas hadis ini menganjurkan kaum muslimin untuk mencukur bulu kemaluan. Kemudian terdapat riwayat dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, bahwa beliau mengatakan:

وقت لنا في قص الشارب وتقليم الأظفار ونتف الابط وحلق العانة ألا نترك أكثر من أربعين ليلة
“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam memberikan batas waktu kepada kami untuk memendekkan kumis, potong kuku, mencabut rambut ketiak, dan cukur bulu kemaluan, agar tidak kami biarkan lebih dari 40 hari.” (HR. Ahmad, Muslim, Nasai, Abu Daud, dan yang lainnya).

Setelah melakukan sunnah mencukur rambut kemaluan tersebut, ada gejala yang timbul. Gatal adalah salah satu gejala yang paling sering muncul. Rambut kepala pun setelah dicukur biasanya para lelaki sering menggaruk-garuk kepalanya.Berikut ada beberapa tips untuk mencegah agar setelah rambut kemaluan dicukur maka tidak terjadi gatal.

Cara ke-1
Cukur dengan gunting atau gunakan alat cukur manual yang mengandalkan silet atau alat cukup otomatis. Perlu diingat, hasil cukur dengan gunting dengan alat cukur amatlah beda. Namun berdasarkan hadits di atas, maka sunnahnya adalah dicukur bukan dipendekkan. Namun, sebelum menggunakan alat cukur maka terlebih dahulu rambut kemaluan dipendekkan dengan menggunakan pisau agar alat cukur tidak tersangkut oleh rambut yang panjang yang bisa membuat gatal daerah sekitar vagina.

Cara ke-2
Basuh atau berendam dengan air hangat. Cara ini akan membuat kulit area kewanitaan lebih lembut, membuka pori-pori dan folikel rambut bisa lebih mudah dicukur.

Cara ke-3
Lakukan pijatan pada daerah yang ingin dicukur. Sisir dengan mengguakan sikat yang paling lembut agar rambut kemaluan tumbuh lebih rapi.

Cara ke-4
Gunakan shaving cream untuk mencegah iritasi dan mempermudah pencukuran. Hindari yang mengandung wewangian tajam. Bisa juga menggunakan lotion sebelum mencukur. Pijat dan biarkan hingga lotion mengering, ini akan memudahkan mencukur rambut.

Cara ke-5
Gunakan pisau cukur yang baru. Ratakan bagian yang akan dicukur untuk menghindari luka.


Sources:

livestrong.com
vemale.com
konsultasisyariah.com

Tinggalkan Komentar