Terapi Obat Untuk Vertigo dan Cara Pengobatan dengan Fisioterapi

Senyumperawat.com – Obat untuk vertigo ada beberapa jenis. Pastinya harus dengan resep dokter. Pengobatan vertigo pertama-tama haruslah secara etiologisnya. Sedangkan untuk mengurangi keluhan vertigonya haruslah diberikan juga terapi simptomatis.

Pada umumnya obat untuk vertigo bekerja dengan mengurangi spontaneous firing rate dari primary afferent vertibulat neuron dan konduksi nuclei. Karena imbance ada umumnya disebabkan oleh nuclei yang normal masih tetap melepaskan impuls maka yang dilakukan adalah mengurangi output vestibulum yang normal.

Transmisi primary sensory vestibular neuron ke neuron yang sekunder adalah cholinergic. Reticulo vestibular adalah yang memudahkan vestibulo ocular refleks juga cholinergic sehingga dapat dimengerti bahwa obat yang pertama-tama dipakai sebagai obat vertigo adalah anticholinergic.

Obat untuk vertigo yang tergolong dalam anticholinergic diantaranya:

1) Scopolamin

Sekarang sudah banyak ditinggalkan karena efek sampingnya yang tidak nyaman yakni mulut kering atau konstipasi. Jenis yang sering digunakan adalah Dymenhidrinat (Dramamine) dengan dosis 50 mg.

2) Antihistamine

Masih banyak digunakan untuk mengurangi keluhan vertigo.

3) Phenothiazine

Dosis yang biasa digunakan adalah 25 mg.

4) Pherphenazine

Mirip dengan Phenothiazine dan dosis yang diberikan adalah 4 mg.

5) Metochlopramide

Lebih kepada mengatasi mual dan muntah, dosisnya 10 mg.

6) Cinnarizine

Dosis yang dianjurkan adalah 25 mg, secara umum obat ini kurang efektif dibandingkan dengan Flunarizine.

7) Flunarizine

Flunarizine mengurangi keluhan vertigo, baik karena perifer maupun syaraf sentral. Flunarizine ini lebih baik daripada Betahistine menurut penelitian yang dilakukan oleh Elbaz (1988).

Terapi yang dapat dilakukan adalah Brandt

Cara ini akan mempercepat kesembuhan penderita. Metode Latihan Brandt-Daroff:

  1. Pasien duduk tegak di tepi tempat tidur dengan kedua tungkai tergantung.
  2. Dengan kedua mata tertutup baringkan tubuh dengan cepat ke salah satu sisi, pertahankan selama 30 detik.
  3. Setelah itu duduk kembali selama 30 detik.
  4. Baringkan tubuh dengan cepat ke sisi yang lain, pertahankan selama 30 detik.
  5. Lalu duduk kembali.

Latihan ini dilakukan 3 set per hari (pagi, siang dan malam) selama 2 minggu; atau 2 set per hari (pagi dan malam) selama 3 minggu. Dalam setiap set, dilakukan manuver seperti gambar di atas sebanyak 5 kali. Pada umumnya, perbaikan diperoleh setelah 30 set, atau sekitar 10 hari.

Demikianlah penjelasan terkait obat untuk vertigo dan metode fisioterapi sebagai langkah pengobatan. Perlu dikonsultasikan dengan dokter untuk optimalisasi metode pengobatan ini.

Tags

Destur Purnama Jati

Seorang penulis blog dan juga Youtube creator. Selain itu juga berkiprah di dunia EO (Event Organizer) terutama dibidang kesehatan. Terkadang juga mengisi pelatihan seputar PPGD dan sejenisnya.

Related Articles

Tinggalkan Komentar

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker