Qolbun Mayyit, Pengertian Hati yang Mati

Qolbun Mayyit, Pengertian Hati yang Mati

Senyumperawat.com – Hati yang mati ialah hat yang tidak ada kehidupan didalamnya. Ia tidak mengetahui Robbnya, tidak menyembah-Nya sesuai dengan perintah yang dicintai dan diridhai-Nya. Ia bahkan selalu menuruti keinginan nafsu dan kelezatan dirinya, meskipun dengan begitu ia akan dimurkai dan dibenci Allah. Ia tidak mempedulikan semuanya, asalkan mendapat bagian dan keinginannya, Robbnnya rela atau murka. Ia menghamba kepada selain Allah dalam cinta, takut, harap, ridho dan benci, pengagungan dan kehinaan.

  • Jika ia mencintai maka ia mencintai karena hawa nafsunya.
  • Jika ia membenci maka ia membenci karena hawa nafsunya.
  • Jika ia memberi maka ia memberi karena hawa nafsunya.
  • Jika ia menolak maka ia menolak karena hawa nafsunya.

Ia lebih mengutamakan dan mencintai hawa nafsunya daripada keridhaan Robbnya. Hawa nafsu adalah pemimpinnya, syahwat adalah komandannya, kebodohan adalah sopirnya, kelalaian adalah kendaraannya. Ia terbuai dengan pikiran untuk mendapatkan tujuan-tujuan duniawi, mabuk oleh hawa nafsu dan kesenangan dini. Ia dipanggil kepada Allah dan ke kampung akhirat dari tempat kejauhan. Ia tidak mempedulikan orang yang memberi nasihat, sebaliknya mengikuti setiap langkah dan keinginan syetan.

Muat Lebih

Dunia terkadang membuatnya benci dan terkadang membuatnya senang. Hawa nafsu membuatnya tuli dan buta selain dari kebatilan. Keberadaannya di dunia sama seperti gambaran yang dikatakan kepada Laila, “Ia musuh bagi orang yang pulang dan kedamaian bagi para penghuninya. Siapa yang dekat dengan Laila tentu ia akan mencintai dan mendekati.”

Maka membaur dengan orang yang memiliki hati semacam ini adalah penyakit, bergaul dengannya adalah racun dan menemaninya adalah kehancuran.

Mawaridul Aman
Ibnul Qoyyim Al Jauziyyah

Pos terkait