Penyakit Kulit Rosasea (Rosacea)

Senyumperawat.com – Penyakit kulit Rosasea (Rosacea) merupakan penyakit kulit yang tergolong kronis. Penyakit kulit jenis ini biasanya terjadi pada wajah bagian tengah (centro facial). Rosacea lebih sering terdapat pada bagian hidung, pipi, dagu, dahi dan glabela. Penyakit kulit Rosasea ditandai dengan adanya eritema dan teleangiektasi dan terkadang sering disertai infeksi. Saat terjadinya peradangan, terdapat pula papula, pustula dan pembengkakan.

Penyakit kulit Rosacea ini disebabkan oleh banyak faktor pencetus. Namun secara lebih rinci, belum dapat dipastikan faktor penyebabnya. Ada pun faktor yang berpengaruh munculnya Rosasea adalah makanan, psikis, farmakologi, infeksi, iklim dan imunologi. Bagi anak, tentu penyakit kulit jenis ini akan sangat mengganggu. Bisa dipastikan ia akan merasa tidak nyaman. Ditandai dengan respon si kecil berupa rewel atau mudah sekali menangis. Apalagi tempat munculnya kebanyakan di area wajah. Orang dewasa saja ketika wajahnya bermasalah pasti akan kerepotan. Apalagi jika terjadi pada anak-anak.

Gejala yang akan timbul selama Rosasea berupa:

  1.  Eritema
  2. Teleangiektasi
  3. Papula
  4. Pembengkakan
  5. Pustula

Dari kelima gejala di atas, eritema dan teleangiektasi merupakan gejala utama dan tetap ada antara episode akut dari pipi, hidung, dagu, dahi dan glabela. Pustula hanya diketemukan pada seperlima dari penderita Rosasea akut.

Baca lainnya:
Anak Asal Wonogiri Lahir dengan Penyakit Langka Tanpa Pori-Pori

Ingin Kulit Wajah Awet Muda? Konsumsilah Daun Bayam!
Kenapa Warna Kulit Berbeda-Beda?

Klasifikasi Penyakit kulit Rosasea

Rosacea pada anak (Toddler)

Pada eritema, terdapat klasifikasi untuk Rosasea yaitu

  • Stadium 1, eritema berukuran sedang yang menetap disertai dengan teleangiektasi yang terebut.
  • Stadium II, eritema menetap, banyak teleangektasi, papula dan pustula.
  • Stadium III, eritema hebat yang menetap disertai banayk teleangiektasi terutama pada hidung, papula, pustula, nodul dengan edema yang mirip plakat.

Terapi Penyakit kulit Rosasea

Terapi sistemik yang dapat menjadi aternatif pengobatan dianataranya:

  • Tetrasiklin
  • Isotretinoin
  • Metronidazol
  • Kortikosteroid

Terapi topikal yang dapat dijadikan alternatif:

 

  • Antibiotik
  • Metronidazol
  • Kortikosteroid
  • Imidazol
  • Isotetrinoin
  • Obat antiparasit
  • Tabir surya

Source: Harahap, Prof. Dr. Marwali. 2000. Ilmu Penyakit Kulit. Jakarta: Hipokrates

Tags

Destur Purnama Jati

Seorang penulis blog dan juga Youtube creator. Selain itu juga berkiprah di dunia EO (Event Organizer) terutama dibidang kesehatan. Terkadang juga mengisi pelatihan seputar PPGD dan sejenisnya.

Related Articles

Tinggalkan Komentar

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker