Pengetian Perilaku Kekerasan Keperawatan Jiwa

Senyumperawat.com – Perilaku kekerasan merupakan suatu bentuk perilaku yang bertujuan untuk melukai seseorang secara fisik mau pun psikologis. Perilaku kekerasan dapat disebut juga sebagai ekspresi kemarahan yang berlebihan dan tidak terkendali. Berdasarkan pengertian tersebut, maka perilaku kekerasan ini daat dilakukan secara verbal. Perilaku kekerasan ini juga dapat diarahkan kepada dirinya sendiri, orang lain mau pun lingkungan sekitarnya.
Pengertian di atas tentunya bukan digeneralisir yang kemudian setiap orang marah disebut gangguan jiwa. Pasien sakit jiwa dengan orang normal tentu tetap ada perbedaan mendasar. Perlu diingat sekali lagi bahwasanya diagnosis perilaku kekerasan hanya untuk yang gangguan jiwa, bukan untuk orang yang marah pada umumnya. Orang normal yang marah tentunya ada sebab yang menyertai dan jelas tujuannya, namun bagi mereka yang sudah sedikit kurang normal maka kemarahannya itu tidak jelas dan cenderung acak.
Secara umum, ada gambaran yang dapat diamati dari perilaku kekerasan yang berhubungan dengan ketidaknormalan dari sisi kejiwaan seseorang. Ada pun aspek tersebut diantaranya dibagi dalam aspek fisik, kognitif dan psikologis.
a. Aspek Fisik
  1. Wajah memerah dan tegang
  2. Pandangan tajam
  3. Mengatupkan rahang dengan kuat
  4. Mengepalkan tangan
  5. Agitasi
  6. Hipermotorik
  7. Bicara kasar
  8. Suara tinggi, menjerit atau berteriak
  9. Mengancam secara verbal dan fisik
  10. Melempar atau memuul benda mau pun manusia
  11. Perubahan afek yang mendadak atau ekstrim

b. Aspek Kognitif
  1. Perubahan pada tingkat kesadaran
  2. Tidak bisa berkonsentrasi
  3. Disorientasi atau kebingungan
  4. Tidak mampu berpikir rasional
  5. Lapang persepsi sempit

c. Aspek emosi atau psikologis
  1. Emosi labil
  2. Impulsivity (tergesa-gesa dalam mengambil keputusan tanpa berpikir panjang)
  3. Mudah tersinggung
  4. Marah

Jika anda mendapati diri anda seperti itu, maka boleh jadi anda sedang dalam masalah kejiwaan. Namun perlu diingat bahwa diagnosis lebih lanjut hendaknya konsultasikan kepada dokter spesialis jiwa terdekat.
Tags

Destur Purnama Jati

Seorang penulis blog dan juga Youtube creator. Selain itu juga berkiprah di dunia EO (Event Organizer) terutama dibidang kesehatan. Terkadang juga mengisi pelatihan seputar PPGD dan sejenisnya.

Related Articles

Tinggalkan Komentar

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker