Tips Sehat dan Sederhana Atasi Darah Tinggi

Senyumperawat.com – Darah tinggi bagi sebagian orang menjadi hal yang cukup menyiksa. Bagi sebagian orang yang lain ketika menyikapi penyakitnya sebagai penghapus dosa, maka ia pun akan menghadapinya dengan sikap yang santun karena ia paham itu dari Allah dan akan Allah sembuhkan ketika dosa kita sudah cukup berkurang menurut kehendak Allah. Sejatinya setiap penyakit datangnya dari Allah baik berupa ujian atau pun berupa adzab di dunia. Semua itu adalah bentuk kasih sayang Allah kepada hamba-Nya.

Ketika menghadapi darah tinggi, biasanya kita merasakan berbagai perasaan tidak nyaman. Gejalanya pun terkadang cukup lama hilangnya. Beberapa gejala hipertensi tersebut diantaranya:

  1. Sakit kepala
  2. Pusing dan sesak nafas
  3. Telinga berdengung
  4. Tengkuk terasa berat
  5. Mual – muntah
  6. Pandangan menjadi kabur
  7. Gelisah
  8. Mudah lelah
  9. Sukar tidur

Komplikasi dari hipertensi itu sendiri adalah:

  1. Penebalan dinding pembuluh darah / arterioklorosis.
  2. Penyakit jantung koroner dan payah jantung.
  3. Gangguan fungsi ginjal atau aggal ginjal.
  4. Sumbatan pembuluh darah otak / stroke
  5. Gangguan penglihatan / kebutaan
  6. Perdarahan .
  7. Kematian mendadak.

Tips sehat dan sederhana untuk menghadapi darah tinggi: 

  1. Mengurangi berat badan yang berlebih sampai batas berat badan ideal. Mengurangi berat badan agar mengurangi beban kerja jantung sehingga kecepatan denyut jantung dan volume sekuncup juga berkurang.
  2. Melakukan olahraga sebanyak 2 – 3 kali seminggu, misal melakukan olahraga ringan seperti lari-lari kecil disekitaran rumah atau berjalan santai.
  3. Mengurangi makanan yang banyak mengandung garam.
  4. Mengurangi makanan yang banyak mengandung lemak.
  5. Konsumsi lemak yang berlebih dapat memicu terjadi peningkatan kadar lemak didalam darah. Kadar lemak dalam darah yang tidak terurai dengan baik lam kelaman akan mengalami penumpukkan didalam dinding pembuluh darah sehingga memacu tekanan darah meningkat.
  6. Menjalankan pola diet yang sehat. Tujuan dari penatalaksanaan diet adalah untuk membantu menurunkan tekanan darah dan mempertahankan tekanan darah menuju normal. Disamping itu, diet juga ditujukan untuk menurunkan faktor risiko lain seperti berat badan yang berlebih,tingginya kadar lemak kolesterol dan asam urat dalam darah. Prinsip diet pada penderita hipertensi adalah sebagai makanan beraneka ragam dan gizi seimbang, jenis dan komposisi makanan disesuaikan dengan kondisi penderita dan jumlah garam dibatasi sesuai dengan kesehatan penderita dan jenis makanan dalam daftar diet, yaitu penggunaan garam dapur tidak lebih dari ¼ – ½ sendok teh /hari, serta jumlah asupan garam tidak lebih dari 6 gram / kurang dari 1 sendok teh penuh.
  7. Menjalankan olahraga secarsa teratur. Olahraga yang disertai dengan penurunan berat badan. Olahraga dapat meningkatkan kadar HDL, yang dapat mengurangi hipertensi yang terkait arterioklorosis.
  8. Pertahankan tekanan darah agar tetap normal dan sering mengontrol secara tertur kondisi tekanan darah ke petugas kesehatan.
  9. Berhenti merokok.. Dengan berhenti merokok dapat mengurangi efek jangka panjang hipertensi karena asap rokok diketahui menurunkan aliran darah ke berbagai organ dan dapat meningkatkan kerja jantung
  10. Mengatur menu makanan yang sehat.
  • Mengatur menu makanan sangat dianjurkan bagi penderita hipertensi untuk menghindari dan membatasi makanan yang dapat meningkatkan kadar kolesterol darah serta meningkatkan tekanan darah, sehingga penderita tidak mengalami stroke atau infark jantung. Makanan yang harus dihindari atau dibatasi adalah:
  • Makanan yang berkadar lemak jenuh tinggi (otak, ginjal, paru, minyak kelapa,gajih).
  • Makanan yang diolah dengan menggunakan garam natrium (biskuit, craker,keripik dan makanan kering yang asin).
  • Makanan dan minuman dalam kaleng (sarden, sosis, korned, sayuran serta buah-buahan dalam kaleng, soft drink).
  • Makanan yang diawetkan (dendeng, asinan sayur/buah, abon, ikan asin, pindang, udang kering, telur asin, selai kacang).
  • Susu full cream, mentega, margarine, keju mayonaise, serta sumber protein hewani yang tinggi kolesterol seperti daging merah (sapi/kambing), kuning telur, kulit ayam).
  • Bumbu-bumbu seperti kecap, maggi, terasi, saus tomat, saus sambal, tauco serta bumbu penyedap lain yang pada umumnya mengandung garam natrium.
  • Alkohol dan makanan yang mengandung alkohol seperti: durian, tape.
Tags

Destur Purnama Jati

Seorang penulis blog dan juga Youtube creator. Selain itu juga berkiprah di dunia EO (Event Organizer) terutama dibidang kesehatan. Terkadang juga mengisi pelatihan seputar PPGD dan sejenisnya.

Related Articles

Tinggalkan Komentar

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker