Syi’ah Adakan Seminar di Universitas Hasanuddin Makassar, Waspada!

0
Sebuah seminar internasional baru-baru ini diadakan di Universitas Hasanuddin Makassar. Tema yang diangkat dalam seminar tersebut adalah umum namun pembicaranya adalah dari sebuah kelompok di luar Islam yang kini sedang gencar berdakwah. Syi’ah adalah narasumber dalam seminar yang diadakan pada Kamis (9/4) lalu.

Seminar tersebut bertajuk,”Perempuan, Masyarakat, dan Politik Internasional”. Penyelenggara dakwah Syi’ah berkedok seminar tersebut adalah Human Imparsial Institute dengan menghadirkan pembicara Prof. Dr. Fariba Alasvand, Drs. Alwi Rahman, MA, dan Dina Y. Sulaeman, M.Si.
Acara tersebut dipelopori pula oleh ICRO (Islamic Culture and Relations Organization). Lembaga tersebut di bawah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Islam Republik Syi’ah Iran. Satu hal yang cukup mencengangkan adalah adanya peran dari Komisariat HMI Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin Makassar. Selaku mahasiswa yang membawa nama Islam ternyata kurang memahami persoalan aqidah sehingga masih dekat dengan negara Syi’ah Iran.
Betapa suksesnya acara ini bagi kalangan Syi’ah karena mendapatkan legalitas dari pejabat setempat. Seminar Syi’ah di Kampus Hasanuddin Makassar tersebut dibuka oleh wakil walikota Makassar, Dr. Syamsu Rizal MI, S.Sos, M.Si dan dimoderatori Muh. Ashry Sallatu, MSi. Pasalnya menurut pemaparan Liputanislam.com (websiter Syi’ah Indonesia), acara tersebut dihadiri oleh lebih dari 300 orang.
Prof. Fariba yang merupakan narasumber perwakilan pusat study perempuan hauzah ilmiah Qum. Dalam berbagai pemaparan yang disampaikan, Fariba selalu memuji Iran yang menyatakan Iran adalah Republik Islam. Secara fakta, Iran bukanlah negara Islam melainkan negara Syi’ah.
Penyebaran Syi’ah yang berhasil merambah kampus Universitas Hasanuddin Makassar harus diwaspadai. Cukup brilian cara yang dipakai oleh Syi’ah kali ini yakni dengan menggaet para petinggi kampus dan pejabat pemerintahan dengan berkedok Sunni dan Syi’ah hanya sebatas perbedaan madzhab. Bagi orang awam yang belum mengenal hakikat Syi’ah maka akan mudah sekali tertipu dengan mulut manis Syi’ah karena mereka pandai taqiyah (kamuflase, berbohong demi mencapai tujuan dan menutupi ke-syi’ah-annya). (Destur/eSPer)
Share

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Wajib diisi * Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.