Pacaran Kok Sama Perokok

0
Pacaran dengan seorang perokok itu ibarat bermain lumpur. Ketika anak-anak bermain lumpur, ia akan merasa riang namun setelahnya kebanyakan anak justru menjadi kurang enak badan. Sudah kotor, kuman yang terdapat dalam lumpur pun akan menginfeksi tubuh. Sama dengan pacaran, selain dapat dosa dari pacaran itu, dapat pula status kesehatannya sebagai perokok pasif.

Cukup rumit memang jika berbicara soal pacaran. Biar pun sudah banyak yang menyatakan pacaran itu begini dan begitu namun faktanya tidak menjadikan fenomena anak muda ini habis. Secara umum memang larangan itu adalah sebuah hal yang cukup menantang untuk dicoba.

Selain haramnya pacaran adalah jelas, lebih parah lagi sang cewek pun tidak peduli akan hidup dengan siapa ia kelak. Cowok yang dipilihnya pun tidak melalui proses seleksi semisal X Factor atau sejenisnya. Padahal untuk menghadapi kehidupan berumah tangga, gejolaknya jauh lebih besar daripada hanya ketika ia menikmati masa-masa pacaran yang haram itu.

Akibat kurang selektifnya mereka dan hanya bermodalkan sikap penuh perhatian yang setiap hari diberikan, akhirnya tanpa pikir panjang cowok yang perokok dan suka lalai untuk menegakkan sholat pun ia pilih. Perhatikan baik-baik, memelihara kesehatannya saja belum bisa apalagi menjaga belahan jiwa. Hal ini akan berimbas tatkala hubungan pacaran itu dilanjutkan kejenjang yang lebih lanjut. Pernikahan misalnya. Ketika memilih suami seorang perokok maka resiko penyakit saluran nafas dalam keluarga tersebut akan meningkat. Entah itu akan menimpa istri atau pun anak sebagai perokok pasif. Tak jarang ketika ayahnya perokok maka anaknya pun akan mengikuti perilaku ayahnya karena anak itu cerminan dari pendidikan orang tua kepadanya. (Destur/eSPer)

Share

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Wajib diisi * Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.