Amalan Muslimah Haid Dibulan Ramadan

Amalan Muslimah Haid Dibulan Ramadan

Senyumperawat.com – Bagi muslimah haid dibulan Ramadan, perlu memperhatikan bagaimana semestinya ia menjaga keimanannya. Penting untuk dipahami oleh tiap muslimah sebab kalau belum memahami jadinya akan banyak alpa dalam ibadah.

Apa yang mungkin dilakukan seorang wanita yang sedang haid pada malam lailatul Qodr? Apakah mungkin akan bertambah kebaikannya apabila dia menyibukkan dirinya dengan beribadah? Kalau jawabannya,”ya”, perkara apa yang mungkin dia lakukan pada malam itu?

Muat Lebih

Apa saja amalan muslimah haid dibulan Ramadan?

Alhamdulillaah, orang yang haid dibolehkan melakukan semua bentuk ibadah kecuali sholat, shoum dan thowaf di Ka’bah serta i’tikaf di dalam masjid.

Terdapat riwayat shohih dari Nabi shollallaahu ‘alayhi wa sallam bahwa beliau menghidupkan malam pada sepuluh malam terakhir di bulan Romadhon.

Diriwayatkan oleh Bukhory dan Muslim, dari ‘Aisyah rodhiyallaahu ‘anha sesungguhnya beliau berkata,”Biasanya Nabi shollallaahu ‘alayhi wa sallam ketika memasuki sepuluh malam akhir, beliau mengencangkan kainnya menghidupkan malamnya serta membangunkan keluarganya”.

Menghidupkan malam tidak hanya terbatas menunaikan sholat tapi mencakup semua ketaatan. Inilah yang ditafsirkan oleh para ‘ulama.

An Nawawi berkata,”Yaitu larut dengan begadang dalam sholat dan (ibadah) lainnya”. Dalam kitab Aunul Ma’bud dikatakan,”Yaitu dengan sholat, dzikir dan membaca Al Qur-an”.

Jika seorang wanita yang haid dilarang untuk menunaikan sholat maka ia masih memungkinkan untuk menghidupkan malamnya dengan ketaatan-ketaatan lainnya selain sholat seperti:

  1. Membaca Al Quran (dengan hafalan)
  2. Dzikir, seperti tasbih (subhaanallaah), tahlil (laa ilaaha illallaah), tahmid (alhamdulillaah) dan yang semisal dari itu. Maka perbanyak mengucapkan Subhaanallaah wal hamdulillaah wa laa ilaaha illallaahu wallaahu akbar atau semisal dengan itu yang terdapat dalam Al Qur-an dan Hadits.
  3. Beristighfar
  4. Berdo’a.

Sumber: Ar-Risalah, no. 157/vol. xiv/ 11 Romadhon – Syawal 1435 H (dengan sedikit gubahan)

Pos terkait