Toilet Masjid Jauh Lebih Aman Daripada Toilet Umum

SenyumPerawat.com – Perkembangan teknologi kamera disamping memang amat bermanfaat, ternyata cukup merepotkan juga. Bagaimana tidak, jika teknologi canggih itu berada di tangan pria jahat maka yang terjadi adalah hal-hal negatif. Semakin bertambah tahun ternyata teknologi elektronik banyak yang semakin canggih namun bentuknya justru semakin kecil. Contoh seperti alat penyimpan data. Dulu, alat penyimpan data portabel yang mudah dibawa ke mana-mana dikemas dengan bentuk disket. Semakin berkembang kemudian menjadi Flashdisk dan sekarang muncul MMC dan Micro SD. 
Hal ini terjadi pula pada kamera. Betapa meresahkannya ketika kamera bentuknya dimodifikasi menjadi pengharum toilet. Tentu hal ini akan menjadi ladang gembur bagi para pembuat video tidak senonoh. Mereka akan memasangnya di toilet-toilet. Kasus baru-baru ini yang akhirnya diproses secara hukum adalah pemilik kost yang memasang kamera tersembunyi di toilet kost miliknya. Tidaklah mungkin kamera itu dipasang di kost putra, pastinya sudah jelas dipasang di kost putri.
Contoh kamera tersembunyi dan peletakannya di toilet
Ada sebuah percakapan lucu yang ternyata ada benarnya juga jika dihadapkan dengan kasus ini.
A: Duh,,, kebelet pipis nih,
B: Ntar,,,kalo ketemu Masjid kita berhenti
Percakapan itu seolah memang Masjid selalu dijadikan sebagai tempat pembuangan. Namun ternyata kalimat tersebut jika ditinjau dari segi manfaat, jauh lebih aman daripada akhirnya memilih tempat lain untuk membuka aurat.
Bagi pria, hal ini terkesan tidaklah terlalu berpengaruh. Toh, siapa pula yang suka mengoleksi video pria yang sedang buang air selain gay. Oleh karenanya bagi kaum hawa hendaknya berhati-hati dan tidak asal memilih toilet. Dalam beberapa kesempatan, ternyata ada pula yang sengaja memasang kamera di beberapa tempat umum seperti toilet mall, kafe atau tempat lain. (Destur/eSPer)

Destur Purnama Jati

Seorang penulis blog dan juga Youtube creator. Selain itu juga berkiprah di dunia EO (Event Organizer) terutama dibidang kesehatan. Terkadang juga mengisi pelatihan seputar PPGD dan sejenisnya.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Wajib diisi * Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker