Sukses Itu Tak Sesimpel Nokia 3315, Gagallah Menjadi Orang Gagal 4

Senyumperawat.com – Era 2002-2003 merupakan era kejayaan Nokia 3315. Hp layar warna kuning dan warna teks hitam ini amat digemari. Layarnya yang masih monocrom tidak menghalangi minat. Navigasi yang simpel dan bisa gonta-ganti casing merupakan primadona Hp pada masa itu. Keunggulan lain yang kita dapat dari Nokia 3315 adalah tahan banting. Hp jadul Nokia ini tidak mudah eror jika tanpa sengaja terbanting. Tentunya terbanting dari ketinggian yang wajar.
Kalangan penikmat ponsel kini sedikit dicengangkan karena akhirnya Nokia yang dulu sempat merajai pangsa pasar ponsel telah tutup usia. Lumia yang menjadi andalan Nokia pun sekarang telah dibeli oleh perusahan bonafit, Microsoft.
Begitulah kesuksesan yang kadang mengalami pasang dan surut. Pengalaman yang banyak akan menempa diri menjadi pribadi yang tangguh. Jatuh lalu bangun kemudian jatuh dan bangun lagi, akan berbeda ketika kita bangun terus, maka jatuhnya pun akan lebih sakit.
Sebuah usaha yang dimulai dari 0 (nol) maka akan membentuk sebuah mental yang kokoh. Bagaimana seseorang harus berada pada posisi terburuknya sehingga setiap yang ia lakukan belum menuai hasil. Bagaimana seseorang yang selama bertahun-tahun harus menghabiskan waktu malamnya dengan jerih payah mengurangi durasi tidur. Semua itu adalah pengorbanan untuk menggapai hasil yang hebat.
Motivasi terbaik adalah dari diri sendiri. Seorang diri yang bisa menemukan motivasi dari dalam dirinya maka ia tidak perlu mengikuti celotehan para motivator. Itulah kenapa kemudian ia bisa saja kelak menjadi motivator. Seorang yang dapat menemukan motivasi dan hal apa pun yang ia lihat, dengar atau ia rasakan, itulah seorang motivator.
Gagal mencari jalan keluar adalah salah satu faktor seseorang menjadi gagal sukses. Merintis sesuatu dari 0, sebagaimana disebutkan di atas akan membentuk mental yang kokoh namun tak sedikit pula yang tidak kuat menerimanya. Karena tidak dapat menerima dan menyikapi dengan bijak maka akhirnya mencari jalan pintas yang tidak baik. Jika seumpama seseorang mengalami kegagalan dalam sebuah usaha, pedagang pulsa misalnya, ia bisa saja sukses dengan bisnis pulsa itu jika ia bisa membaca peluang. Memanfaatkan segala hal yang ia miliki dan kuasai untuk meningkatkan omset. Misalnya ketika ia punya kemampuan internet, bisa saja ia memanfaatkan fasilitas internet yang ada untuk berjualan pulsa online atau bahkan mempromosikan kartu perdana dengan nomor cantik lalu dipromosikan melalui media sosial seperti Facebook, Twitter, Instragram dan lain sebagainya.
Saat seseorang mengalami surut, hendaknya melampiaskannya ke jalan yang baik. Hal ini akan sangat dipengaruhi bekal ilmu yang dimiliki olehnya. Inilah penting seseorang mengikuti majlis ilmu atau pengajian. Ia akan menemukan bahwasanya Allah memberikan rizki kepada siapa pun dan mencabut rizki itu jika ia menghendaki. Pada posisi ini, jika kita tidak memahami bahwasanya Allah-lah yang memiliki segalanya dan hak Allah pula mengambil segalanya itu dari hamba-Nya.
Oleh karena itu, sukses itu tak sesimpel Nokia 3315. Berprasangka baik kepada Allah atas semua kebijakanNya untuk makhluk akan menjadikan diri kita tahu diri. Tahu bahwa ini adalah yang terbaik bagi kita dari Allah. Tahu bahwa Allah adalah pemilik segalanya dan berhak memberikan dan mencabut segalanya itu. Tahu bahwasanya sebagai seorang makhluk hanya diwajibkan untuk beribadah dan berusaha semaksimal mungkin, keputusan tertinggi adalah kebijaksanaan Allah. (Destur/eSPer)

Pos terkait