Pemberitaan Mole People Tribun Menuai Cacian Para Netizen

Berita tak layak tayang menghiasi layar gadget penikmat berita online Indonesia. Sebuah rilisan berjudul “Di AS Heboh Makhluk Seram Bawah Tanah Muncul ke Permukaan Bumi” oleh Tribunnews.com (3/3/15) dinyatakan tidak relevan. Selain Tribun, situs web sejenis seperti Tabloidnova dan Kapanlagi tak ketinggalan turut memberitakan. Sedikit mengecewakan ketika situs blog Islam bernama Bersamadakwah.net juga memberitakan hal serupa tanpa mencantumkan bayan berupa hasil analisis yang menjelaskan bahwa berita itu hanya berita dusta. Lebih miris lagi sebuah blog yang bernama Muslimina.blogspot.com pun tanpa menyaring berita terlebih dahulu langsung Copy-Paste dari Bersamadakwah.net.
Iqbal Aji Daryono, seorang Netizen yang merasa geram tentang pemberitaan ini pun segera memeriksa keabsahan berita ini. ““Saya akan lebih mafhum jika yang mengunggah berita gituan PKSPiyungan, misalnya. Atau yang lain. Mereka yang mengklaim “media alternatif”, tapi tampaknya sama sekali tidak memegang lisensi kewartawanan. Saya tentu juga nggak akan menggubris kalau yang ngepost kabar beginian adalah blog-blog busuk pendulang Adsense. Lha tapi Tribun kan isinya wartawan, diakui sebagai media resmi, dan pastinya wartawannya juga dilindungi UU Pers, kan?”, celoteh Iqbal seperti yang dimuat dalam Fimadani.com (6/3/15).
Sebenarnya apa itu Mole People sehingga membuat media sekelas Tribun hingga mengangkatnya sebagai berita. Amatlah miris jika media dengan taraf nasional memuat berita tidak berbobot seperti itu.
Mole People merupakan sebuah judul film yang dirilis pada tahun 1956 dengan judul lengkap The Mole People. Film ini bergenre Fiksi Ilmiah (Science Fiction). Pembuat film ini ingin mengangkat sebuah teori yang disebut dengan Teori Bumi Berongga (The Hollow earth).
Menurut penjelasan Wikipedia dari berbagai sumber menyatakan bahwa Mole People adalah sekumpulan orang yang hidup di bawah tanah. Diindikasikan bahwa meraka adalah orang-orang tunawisma yang melakukan urbanisasi ke bawah tanah. Mole People ini juga diklaim membentuk sebuah koloni kecil seperti suku. Mereka juga dianggap memiliki kebudayaan sendiri dan bahkan mengembangkan listri sendiri dengan akses ilegal. Dirilis pula oleh Wikipedia bahwa hal ini menarik perhatian dari para sosiolog namun sangat kontroversial karena kurangnya bukti.
Lantas kemudian demi mendulang traffict pengunjung, situs web Bersamadakwah.net membuat judul yang seolah menguatkan. Judul artikel yang dirilis Bersamadakwah.net yaitu “Makhluk Seram Bawah Tanah Muncul di AS, Ya’juj Ma’juj?”. Di akhir tulisan tersebut, dicantumkan pula dua hadits yang meriwayatkan dengan munculnya Ya’juj dan Ma’juj.
Seolah hadits tersebut masih kurang menguatkan, dicantumkan pula pernyataan yang berupa kalimat yang justru membuat bingung pembaca. “Siapakah makhluk itu sebenarnya? Jika benar berita ini, mungkinkah mereka Ya’juj dan Ma’juj? Wallahu a’lam. Seperti diketahui, salah satu tanda sebelum datangnya kiamat kubra adalah munculnya makhluk yang disebut dengan ya’juj dan ma’juj”, rilis bersamadakwah.net.
Sayangnya, Bersamadakwah dan blog serupa yaitu Muslimina.blogspot.com tidak melakukan penelusuran informasi valid terlebih dahulu sehingga mengungkapkan pemberitaan seperti ini tanpa penjelasan ilmiah. Dengan jumlah pengikut Fanpage 1,8 juta tentu akan sangat berbahaya jika pemberitaan seperti ini dibaca oleh orang awam yang kurang memahami dalil syar’i.
Secara mendasar, kabar tentang adanya makhluk bernama Mole People ini amatlah meragukan validitasnya. Terang sekali jika ditinjau dari minimnya fakta dan bukti serta hasil riset para pakar arkeolog. Lebih aneh lagi ada yang menyatakan bahwa Mole People adalah makhluk bawah tanah yang telah bermutasi dengan atribut fisik sebagaimana diberitakan oleh media nasional tersebut. (Destur/eSPer)

Pos terkait