Menlu Australia Fitnah Muslimah Jadi Budak Seks ISIS

0
Menteri Luar Negeri Australia nyatakan bahwa sekitar 40 wanita Muslimah mendukung kelompok militan. Seperti yang dilansir BBC News dalam websitenya (26/2), Julie Bishop menuding kelompok militan si Suriah menjadikan mereka sebagai pemuas seks.
Kelompok militan yang dijadikan target sasaran komentar tersebut adalah ISIS (IS). Bishop menuduh para Muslimah yang mendukung IS dan berangkat menuju ke Suriah adalah mereka yang hanya ingin bergabung dengan para suami untuk berperang bersama ISIS. Selain itu, mereka juga hanya ingin menikah dengan para militan.
“Puluhan warga negara Australia diperkirakan bergabung dengan ISIS”, tambah Bishop.
Para pejabat Australia khawatir akan dampak sekembalinya mereka ke Australia terhadap keamanan dalam negeri.
Dalam berita yang sama, Bishop menyebutkan bahwa jumlah wanita yang tergabung dalam ISIS sekitar seperlima dari jumlah anggota ISIS yang berasal dari luar negeri Suriah dan Iraq.
Dalam kesempatan tersebut pula, Bishop melontarkan fitnah yang cukup keji dengan mengatakan bahwa ISIS memberikan komando kepada para wanita untuk menjadi budak seks para militan. Hal ini disampaikannya dalam parlemen.
“Jika pembunuhan dan eksekusi tidak cukup, Da’ish (IS) mengistruksikan perawatan oleh budak-budak seks yang meliputi pemerkosaan dan pemukulan terhadap wanita”, jelas Bishop dalam parlemen.
“Inginkah kalian aku beritahukan mansia terburuk diantara kalian?” Para sahabat menjawab: Ya, Beliau Shollallaahu ‘alayhi wa sallam bersabda, “Yaitu orang-orang yang ke sana ke mari menyebar fitnah, yang memecah belah di antara orang yang saling mencintai dan meniupkan aib kepada orang-orang yang tidak berdosa/bersalah”. (HR Ahmad)
Suatu ketika Rasulullah SAW melewati dua kuburan, lalu beliau bersabda “Sesungguhnya keduanya saat ini sedang disiksa, dan keduanya tidak disiksa karena melakukan dosa besar. Adapun salah seorang dari keduanya, dulunya berjalan (kesana kemari) menghambur fitnah. Sedangkan yang satunya tidak bersih selesai kencing.” (HR. Bukhari dan muslim). (Destur/eSPer)
Share

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Wajib diisi * Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.