Cara Mencuci Seragam Perawat dengan Benar

Senyumperawat.com – Perawat yang bertugas di Rumah Sakit akan selalu berurusan dengan pasien. Kontak dengan pasien yang mengidap penyakit menular tentunya akan memerlukan pengaman yang ekstra hati-hati. Tidak menutup kemungkinan pula ketika berhadapan dengan pasien apa pun. Hal ini jelas sekali karena Rumah Sakit adalah sarangnya penyakit berkumpul jadi satu. Oleh karenanya amatlah miris ketika orang tua masih nekad membawa anaknya masuk meskipun sudah diberikan peringatan. Sebagai perawat pun harus menjaga diri agar tidak menjadi agen penebar penyakit. Untuk mengantisipasi agar kuman dan bakteri tidak menyebar ke mana-mana melalui perawat, maka perawat juga harus paham cara mencuci seragam perawat dengan benar.

Selain harus menjaga diri dari infeksi, tentu menjaga pakaian agar tidak menjadi salah satu agen infeksi juga harus diperhatikan. Sebuah penelitian yang dilakukan oleh seorang Doktor asal Universitas DeMontFord menyatakan bahwa sebanyak 49% perawat dari total sampel penelitian yang ia teliti, tidak melakukan pencucian pakaian sesuai prosedur.

Menurut DR.Katie Laird yang dipublikasikan dalam BBC News, mikroorganisme yang hinggap pada pakaian perawat setelah kontak dengan pasien akan dapat berkembang biak. Solusi dari masalah ini adalah dengan menjalankan prosedur yang baik untuk membersihkan mikroorganisme infeksi tersebut. Sayangnya selama ini prosedur tersebut pun kurang diperhatikan sehingga pelaksanaannya juga kurang maksimal. Ia juga menjelaskan bahwa setidaknya pakaian perawat direndam terlebih dahulu selama 10 menit dalam air panas dengan suhu setidaknya mencapai 60 derajat. Pada suhu ini, mikroorganisme tidak dapat mentolerirnya dan pakaian pun aman. (Destur/eSPer)
Tags

Destur Purnama Jati

Seorang penulis blog dan juga Youtube creator. Selain itu juga berkiprah di dunia EO (Event Organizer) terutama dibidang kesehatan. Terkadang juga mengisi pelatihan seputar PPGD dan sejenisnya.

Related Articles

Tinggalkan Komentar

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker