Cara Membuka Situs Website Islam yang Diblokir Pemerintah

0
SenyumPerawat.com – Tindakan Islamophobia di Indonesia yang ditunjukkan oleh pemerintahan era Jokowi-JK berdampak luas. Pasalnya website yang diblokir adalah website radikal meskipun jika ditinjau dari kontennya maka justru website tersebut netral dan tidak menampakkan adanya unsur radikalisme. Mereka hanya menampilkan berita yang diterjemahkan dari situs web luar negeri terkait penindasan kaum Muslimin. Situs-situs web yang merasa bertanggung jawab atas pemberitaan tentang penderitaan kaum Muslimin tersebut kini telah masuk dalam daftar situs web yang diblokir oleh pemerintah Indonesia.
Umat Islam di Indonesia sengaja dibuat buta. Sebagaimana dipahami bersama bahwa selama ini pemberitaan terkait penindasan kaum Muslimin sering kali dipelintirkan oleh media-media berita kelas nasional baik milik pemerintah mau pun swasta.
Situs web yang hari ini (Senin, 30/3/15) menjadi korban sangatlah banyak. Mereka dapat dikatakan sebagai situs berita Islam yang konsisten memberitakan terkait penderitaan kaum Muslimin dan perkembangan Islam di belahan dunia mana pun.
Namun di tengah perkara yang cukup menguras emosi ini ternyata masih ada cara untuk membuka situs web Islam yang diblokir tersebut. Cara ini cukup mudah bagi pengguna Google Chrome. Silakan simak baik-baik cara di bawah ini:

(1) Buka tab baru dan masukkan kode “chrome://extensions/” (tanpa petik) lalu enter. (2) Klik “Get more extensions”

(3) Masukkan nama aplikasi “anonymox” (tanpa petik). (4) Klik “Add to Chrome” lalu tunggu hingga selesai instal dan Chrome merefresh otomatis

Jika terdapat tanda “X” berwarna biru di pojok kanan atas, aplikasi telah terpasang dan website Islam dapat dinikmati kembali.

Selain itu, bagi pengguna Smartphone atau handphone apa pun yang dapat digunakkan untuk akses internet, bisa membuka situs web yang terdaftar dalam domain mobile. Ciri website yang terdaftar dalam domain mobile adalah menggunakan huruf “m” sebelum nama websitenya, misalnya m.kiblat.net, m.hidayatullah.com, m.arrahmah.com, m.salam-online.com. (Destur/eSPer)

Tinggalkan Komentar