Syi’ah Terbitkan Buku Bantahan Untuk MUI dengan Pengantar Kemenag

Syi’ah makin menggeliat, itulah kalimat yang tepat ditujukan terhadap paham kafir ini. Tidak bosan-bosannya kaum muslimin melalui mimbar-mimbar masjid atau pun baliho dan juga pamflet memperingatkan akan bahayanya. Luar biasa peran masyarakat kaum muslimin untuk bersatu memahamkan masyarakat awam akan bahayanya syi’ah. Mulai dari aparat kepolisian, intelektual, pekerja tambang, petani atau lapisan masyarakat yang ada.
Sayang beribu sayang, kemenag seolah tutup mata, telinga dan tutup hati. Semoga itu bukan karena Allah telah mengunci mati hatinya tapi karena kejahilan semata.
Belumlah sirna buku keluaran MUI pusat yang berjudul “Mengenal dan Mewaspadai Penyimpangan Syi’ah di Indonesia”, kini syi’ah telah menerbitkan buku bantahannya. Buku MUI yang bercorak merah dan putih tersebut mengupas seluk-beluk syi’ah mulai dari kelahirannya hingga masuknya paham kafir ini masuk ke Indonesia. Didalamnya pula disematkan daftar organisasi, lembaga dan personal yang mengusung paham syi’ah di Indonesia. Tidak lupa pula MUI memberikan rambu-rambu yang menjadi pembeda antara Islam dengan syi’ah.
Seorang pengamat, peneliti dan sekaligus salah satu ustadz yang paling getol menyatakan untuk memerangi syi’ah, yakni ustadz Farid Ahmad Okbah MA telah membedah dan membandingkan antara buku terbita MUI dan terbitan syi’ah itu. 
“Kemudian mereka bikin buku bantahan. Dibikin mirip untuk menyesatkan umat Islam,” kata ustadz Farid dalam kajian umum “Menganal & Mewaspadai Bahaya Syi’ah yang diselenggarakan di Islamic Center Bekasi (19/2), sebagaimana dilansir Kiblat.net.
Satu hal lain yang mencengangkan adalah buku bantahan terbitan syi’ah tersebut dikemas dengan pengantar Kemenag. Sedangkan pada buku MUI Pusat, Kemenag seolah diam dan tidak menggubris upaya MUI Pusat untuk membendung ajaran kafir itu.
“Menteri agama kita itu kan menteri agama umat Islam, bukan menteri agamanya syi’ah. Tetapi mengapa buku yang dikeluarkan oleh MUI tidak dikasih pengantar oleh Menteri agama justru bantahannya dari orang syi’ah dikasih pengantar oleh Menteri agama. Ada apa denga mengeri agama kita ini”, imbuh beliau.
Telah tampak permusuhan dari tubuh syi’ah sejak lahirnya hingga sekarang. Kini saat umat Islam bersatu menumpas kebiadaban syi’ah. (Destur/eSPer)

Pos terkait