Sebab Makanan dan Minuman Diharamkan

2

Senyumperawat.com – Makanan dan minuman bagi seorang muslim merupakan faktor besar dalam kehidupan beragama. Sekali saja seorang muslim menikmati makanan yang tidak halal maka secara keseluruhan tubuhnya akan mengalami masalah terutama hati. Bagaimana tidak, unsur energi dan berbagai zat vitamin dan juga protein berasal dari makanan. Setiap zat gizi adalah modal utama tubuh bermetabolisme.

Jika diibaratkan sebuah motor bebek, sebagai bahan bakar utama motor adalah bensin. Jika bensin tersebut tercampur air atau bahkan diganti air dengan kondisi mesin standar berbahan bakar bensin, maka yang terjadi adalah kerusakan motor tersebut.

Sebagai seorang muslim sudah ditakdirkan harus menjaga setiap aktivitasnya dengan mengikuti Al Quran dan Sunnah. Begitu pula soal makan dan minum. Betapa meruginya kita jika mengikuti hawa nafsu lalu lebih memilih makanan dan minuman yang haram.

Beberapa sebab makanan dan minuman perlu diketahui sehingga kita dapat memilah mana yang halal dan mana yang haram. Ada pun beberapa sebab diharamkan tersebut diantaranya:

1. Membawa madhorot pada badan dan akal.
Allaah berfirman, “Dan janganlah kalian membunuh diri kalian, sesungguhnya Allaah adalah Maha Penyayang kepada kalian” (An Nisa’: 29). Contoh makanan dan minuman yang termasuk dalam kaidah ini adalah yang mengandung racun atau mengandung zat perusak.

2. Memabukkan dan merusak akal.
Berbagai jenis makanan dan minuman yang memabukkan seperti narkoba dan obat psikotik atau sejenisnya.

Allah berfirman,”Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya khomr, berjudi, (berkurban untuk) berhala, mengundi nasib dengan panah adalah perbuatan keji termasuk perbuatan setan. Maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kamu mendapat keberuntungan” (Al Ma-idah: 90).

Dari Ibnu ‘Umar Rodhiyallaahu ‘anhu, Rosuulullaah shollallaahu ‘alayhi wa sallam bersabda,”Allaah melaknat khomr dan melaknat peminumnya, yang menuangkan, penjualnya, yang diperintah untuk membelinya, pemerasnya, yang diperintah untuk memeras, pembawanya dan yang meminta dibawakan kepadanya”. (HR. Abu Dawud, At Tirmidzi dan Ibnu Majah)

Dari Ibnu ‘Abbas rodhiyallaahu ‘anhu, Rosuulullaah shollallaahu ‘alayhi wa sallam bersabda,”Setiap yang memabukkan adalah khomr dan setiap khomr haram. (HR. Muslim, Ibnu Majah, Ahmad dan Ad Darimi)

3. Najis
4. Menjijikkan menurut pandangan orang yang lurus fitrahnya
5. Tidak diberi izin secara syar’i karena makanan itu milik orang lain. Termasuk dalam pembahasan ini adalah makanan hasil curian atau makanan yang didapat dari hasil yang tidak halal. (Destur/eSPer)

Sumber:
Fida’, Yazid Abu. 2014. Ensiklopedi Halal Haram Makanan. Pustaka Arafah. Surakarta.

2 KOMENTAR

  1. yah kebanyakan makanan yang diharamkan selalu berakibat buruk pada kesehatan dan hidup yang memakannya….selain itu kadang gak bagus juga pembawaan dalam pergaulan kalau keseringan minum atau makan makanan yang di haramkan…..makasih infonya mas.

Tinggalkan Komentar