WHO Nyatakan Ghana Bebas Dracunculiasis (Infeksi Cacing Gelang)

0
Ghana dinyatakan bebas dari infekasi cacing gelang Dracunculus Medianensis. Penyakit ini merupakan infeksi yang mengakibatkan luka pada kulit, kerusakan jaringan lokal dan terasa nyeri serta radang pada persedian. Penularan cacing tersebut dapat terjadi ketika seseorang minum di air yang tidak menggenang dimana air itu terkontaminasi oleh hewan air berkulit keras (Crustacea) yang mengandung larva cacing.

Larva cacing yang terminum akan menembus dinding usus. Larva ini kemudian akan berkembang menjadi cacing dewasa dalam kurun waktu 1 tahun. Setelah cacing dewasa kawin, cacing betina yang siap bertelur akan menuju jaringan di bawah kulit lalu membuat lubang. Biasanya yang dituju adalah jaringan kulit di kaki untuk kemudian mengeluarkan larva ke air dan larva ini akan mencari hewan air Crustacea sebagai host perantaranya.

Berdasarkan laporan kasus di Afrika, perkembangan penyakit ini adalah di Chad, Ethiopia, Mali and South Sudan. Sepanjang 2014 terdapat total 126 kasus yang dilaporkan ke WHO, lebih sedikit dibandingkan dengan tahun 2013 dengan 148 kasus. (https://www.who.int/)

Gejala yang khas pada penyakit cacing gelang ini adalah terdapatnya lubang yang terasa seperti terbakar, gatal dan meradang. Cacing tersebut juga mengeluarkan zat-zat yang dapat mengakibatkan munculnya reaksi alergi seperti mual muntah, sesak nafas atau juga gatal-gatal. Tidak sedikit kasus setelah cacing keluar dari tubuh dari lubang yang mereka buat, bekas luka tersebut mengalami infeksi akibat bakteri yang masuk.
Share

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Wajib diisi * Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.