Menulislah Tapi Awali Dengan Bismillaah

Menulis bukanlah suatu pekerjaan yang sulit namun tidak mudah. Akan beda pembahasaan kita antara kata “Sulit” dengan istilah “Tidak mudah”. Ketika kita sudah mengatakan bahwa itu sulit maka yang timbul adalah mental blocking yang justru menghambat namun ketika kita maknai itu sebagai sebuah hal yang tidak mudah maka yang timbul adalah motivasi untuk menjadikannya menjadi tidak sulit dan akhirnya berkata “Aku bisa”. 
Menulis bagi sebagian orang bisa jadi momok karena banyak hal. Bisa karena tulisannya memang jelek sehingga tak bisa dibaca bahkan oleh penulisnya sendiri, bisa juga karena mental kita adalah mental pekerja fisik sehingga untuk mempekerjakan otak lebih keras tidak bisa dimaksimalkan. Dalam menyikapi hal ini tentu perlu yang namanya belajar.
Sebagai seorang penulis, baik itu buku, artikel bahkan berita harus mengenali maksud dan tujuan ia menulis. Kembali kepada kaidah dasar dalam beramal yakni niat. Meluruskan niat memang tidaklah mudah. Inilah ‘amalan hati yang tidak sedikit orang tergelincir didalamnya. Niat yang lurus tentunya akan membuat perjalanan kita terasa ringan meskipun berat. Ringan dalam arti kita akan mendapatkan kekuatan tersendiri dalam melakukan perbuatan itu meskipun berat dalam arti ujian yang menghadang akan terasa membebani.
Niatkan aktivitas kita karena Allaah. Semua tulisan kita haruslah memiliki pola yang bersumber pada kaidah-kaidah syari’at, baik itu dari segi metode penulisan atau juga sumber yang menginspirasi. Akan serba tendensius ketika kita menulis namun tidak didasari pada keseimbangan pola yang akan menunjang kapasitas isi tulisan kita.
Sebagai penulis, hendaknya niat tersebut benar-benar dijaga karena terkadang ketika kita sudah mencapai popularitas yang tinggi, kita akan cenderung komersil karena memang cukup menguntungkan. Mengisi seminar di sana-sini atau memberikan motivasi di mana pun itu terkadang ada pula penulis yang punya manajer sendiri sehingga sudah ada tarif dan lain sebagainya proses administrasi yang berorientasi pada materi.
Satu hal yang mayoritas penulis masih jaga dalam diri mereka adalah menulis untuk berbagi. Berbagi ilmu bukanlah menjadikan kita menjadi miskin melainkan itulah sumber amal jariyah bagi kita. Tiap tulisan yang kita rangkai jika itu merupakan tulisan yang syarat dengan ilmu, terutama ilmu yang baru bagi pembaca maka ketika mereka mengamalkan maka kita pun akan mendapatkan pahala. Begitu pun ketika penulis membuat tulisan yang justru mengajak untuk berbuat maksiat maka dosanya pun akan berantai.
Oleh karenanya, sebelum menjadi penulis terkemuka, luruskan niat karena Allaah. Awali dengan “Bismillaah” semoga tulisan yang kita rangkai mendapat Ridho-Nya.
Tags

Destur Purnama Jati

Seorang penulis blog dan juga Youtube creator. Selain itu juga berkiprah di dunia EO (Event Organizer) terutama dibidang kesehatan. Terkadang juga mengisi pelatihan seputar PPGD dan sejenisnya.

Related Articles

Tinggalkan Komentar

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker