Herpes Simpleks Tipe 2 Menjadi Masalah Global, Rilis WHO

1
Secara resmi WHO pada 21 Januari 2015 lalu dalam situs webnya menyatakan bahwa terdapat masalah kesehatan global yang diangkat pada tahun 2015. Permasalah tersebut terkait dengan Herpes Simpleks tipe 2. Dalam rilis tersebut, WHO menunjukkan sebuah estimasi penderita Herpes Simplex Virus Type 2 (HSV 2) yang berjumlah lebih dari 400 juta orang di seluruh dunia pada tahun 2012, demikian penelitian yang dipublikasikan oleh Plos One.
VHS tipe 2 adalah virus yang menyebabkan herpes simpleks di daerah genitalis. Gejala klinis yang ditunjukkan penyakit kelamin herpes simpleks awalnya dengan adanya bintil-bintil kecil berisi cairan dan rasanya nyeri. Atau bisa juga dengan rasa tidak nyaman yang timbul atau rasa gatal yang dirasakan beberapa jam sampai dua atau tiga hari sebelum muncul lepuhan di kulit. Lepuhan yang dikelilingi oleh daerah kemerahan dapat muncul di mana saja di bagian kulit atau selaput lendir, namun seringnya ditemukan di dalam atau sekitar mulut, bibir dan alat kelamin. Lepuhan yang terjadi selain terasa nyeri juga cenderung membentuk kelompok atau bergerombol. Sehingga lepuhan-lepuhan tersebut bergabung dan membentuk kumpulan yang lebih besar.
Dr Katharine Looker, dari University of Bristol, mengatakan, “Sekitar 19 juta orang baru terinfeksi virus setiap tahun”, seperti dilansir who.int.
Pada tahun 2012, jumlah perempuan yang terinfeksi lebih banyak daripada laki-laki. Sejumlah 267 juta perempuan dan 150 juta laki-laki hidup dengan terinfeksi virus tersebut. Pada tahun 2012 diperkirakan prevalensi tertinggi adalah Afrika (31,5%) lalu Amerika (14,4) namun di wilayah lain pun menunjukkan persentase yang tinggi sehingga menjadi masalah global.

1 KOMENTAR

Tinggalkan Komentar