Doraemon Mengajarkan Pacaran, Perilaku Anak Menyimpang

0
Doraemon hingga kini tak kunjung dewasa. Entah sudah berapa episode yang telah ditayangkan. Puluhan tahun sudah tokoh kartun yang berasal dari Jepang ini menemani perjalanan hidup anak-anak yang bahkan sekarang sudah tamat dari perkuliahan. Sosok yang cukup fenomenal dengan beragam alat yang dibawa dari masa depan ini, seolah memberikan bayangan betapa canggihnya dunia di zaman mendatang.
Seolah tak tercium aroma pendidikan buruk di balik pendidikan baik dalam serial film Doraemon, film ini lulus sensor dengan mulus. Ada banyak catatan yang perlu ditelaah dari serial film ini. Beberapa permasalahan dalam film Doraemon ini diantaranya baik masalah ‘aqidah mau pun akhlaq.
Permasalahan ‘aqidah yang begitu tampak dalam film ini adalah alat yang dimiliki Doraemon yang seolah menandingi kemampuan yang Allah miliki. Mulai dari mesin waktu, alat untuk merubah bentuk, alat untuk berubah wujud dan lain sebagainya.
Lain daripada itu, terkait akhlaq yang begitu merusak adalah perilaku pacaran. Doraemon dan seekor kucing putih bernama Mi-Chan terkadang dengan terang ada percakapan Doraemon mengatakan,”Maaf Nobita, aku ada kencan dengan Mi-Chan”. Bukan hanya itu, bahkan tokoh anak paling bandel, lemah dalam pelajaran dan pemalas yaitu Nobita pun tergila-gila kepada Shizuka. Dalam kesempatan episode yang dikemas dengan 3D, Nobita begitu khawatir dengan masa depannya. Ia khawatir jika bukan Shizukalah istrinya. Apakah pola berpikir seperti ini yang layak untuk diajarkan kepada anak-anak padahal film ini bergenre film anak.
Oleh karenanya, memilih film bagi anak merupakan salah satu pendidikan bagi anak. Pendidikan agama yang ditanamkan kepada anak sejak kecil akan menjadikan anak berkepribadian baik namun jika diselingi pula dengan film-film seperti itu maka akan menjadi gado-gado antara perilaku baik dan buruk.
Share

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Wajib diisi * Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.