Ada 2 Jenis Menopause

0
Menopause berasal dari kata Meno (menstruasi) dan Pause (berhenti) yang berarti berhentinya siklus menstruasi. Masa-masa sebelum dan setelah menopause disebut klimakterium. Pada masa inilah terjadi perubahan pada metabolisme, fisik mau pun psikis yang selanjutnya dapat menimbulkan dampak sosial (Sutanto, 2005).
Menopause secara fsiologis terjadi akibat hilangnya atau berkurangnya sensitivitas ovarium terhadap stimulasi gonadotropin yang berhubungan langsung dengan penurunan dan disfungsi folikuler. Oosit do dalam ovarium akan mengalami atresia katika siklus reproduksi wanita (Farid, 2007).
Menopause yaitu masa dimana jumlah estrogen yang dihasilkan oleh ovarium sedikit dan wanita tidak dapat hamil lagi. Masa menopause wanita secara umum terbagi dalam tida bagian yaitu premenopause yang dimulai pada usia 48 tahun, perimenopause yang dimulai pada usia 50 tahun dan postmenopause yang dimulai pada usia 52 tahun (Fitria, 2007).
Jenis-jenis menopause:
  1. Induced menopause, yakni berhentinya menstruasi sebagai akibat dari operasi pengangkatan kedua ovarium tanpa atau dengan histerektomi atau ablasi iatrogenik fungsi ovarium karena kemoterapi atau radiasi.
  2. Klimakterium prekok, yakni terjadinya menopause sebelum usia 40 tahun. Terjadi karena kadar FSH (Follicel Stimulating Hormon) berada pada lebih dari 40 mlU/ml kadar estradiol berada pada angka kurang dari 30 pg/ml (Baziad, 2003).
Pustaka
  • Baziad, A. (2003). Menopaise dan Andropause, Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo.; Jakarta
  • Farid. (2007). Menopause: Gejala Multi Sistem Organ dalam https://majalah-farmacia.com/rubrikone
  • Fitria, A. (2007). Panduan Lengkap Kesehatan Wanita, Gala Ilmu Semesta; Yogyakarta
  • Sutanto, B. L dan Doddu B. S. (2005). Wanita dan Gizi Menopause, Balai Penerbit Fakultas Kedokteran UI; Jakarta
Share

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Wajib diisi * Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.