Riset Terbaru: Minuman Kaleng Tingkatkan Tekanan Darah Dengan Cepat

Sebuah studi terbaru dari Amerika menghasilkan sebuah kesimpulan yang semestinya diperhatikan oleh mereka yang suka mengonsumsi minuman kaleng dan plastik. Kandungan zat kemasan itu akan meresap ke dalam larutan dan dapat meningkatkan tekanan darah dengan cepat dalam kurun waktu beberapa jam. Kandungan zat itu disebut dengan Bisphenol A (BPA). Para peneliti merasa khawatir setelah mendapati hal ini mengingat banyaknya makanan di pasaran yang dikemas menggunakan kaleng dan plastik, begitu pun dengan minuman.
Selama ini BPA dikenal sebagai zat yang dapat mempengaruhi jantung, kanker atau masalah kesehatan lain. Setelah penelitian ini, para ilmuwan tidak menduga ternyata BPA bisa bereaksi sangat cepat terhadap Jantung.
Studi tersebut menghasilkan kesimpulan bahwa seseorang yang minum susu kedelai dengan kemasan kaleng, kadar BPA dalam urin mereka meningkat secara drastis dalam waktu dua jam, diikuti dengan peningkatan tekanan darah (tensi darah). Nilai tersebut dibandingkan dengan ketika mereka minum dari kemasan botol kaca yang tidak mengandung lapisan BPA, maka tidak diketemukan perubahan signifikan pada urin dan tekanan darahnya. Seperti yang dirilis dalam Nytimes.com 8 Desember 2014 lalu.
DR. Karin B Michels mengatakan,”Satu kejadian peningkatan tekanan darah mungkin tidak menimbulkan bahaya. Namun temuan ini menunjukkan bahwa bagi orang-orang yang minum beberapa kaleng atau botol plastik setiap harinya, paparan berulang dari waktu ke waktu dapat memberikan dampak bagi hipertensi”.
“Saya rasa ini penelitian yang sangat menarik dan penting serta menambah kekhawatiran terhadapt Bisphenol A”, kata pakar BPA itu.
BPA telah digunakan sejak tahun 1960an untuk bahan pembuatan kemasan kaleng, plastik, lensa kontak, cangkir berbahan sippy, dan botol bayi. Ternyata bahan kimia ini dapat larut dalam makanan yang dikemas dan sebagian besar orang amerika memiliki kandungan BPA dalam urinnya setelah diperiksa.
Pada tahun 2012, Administrasi Makanan dan Obat menyatakan bahwa BPA tak dapat lagi digunakan dalam botol bayi dan cangkir minum anak. Badan regulasi Kanada secara resmi tahun 2010 menyatakan bahwa BPA adalah zat beracun dan dilarang untuk digunakan dalam produk anak-anak.
Tak sepintar negara tetangganya, Badan Kimiawi Amerika justru menentang pelarangan zat tersebut dalam makanan yang pernah diusulkan oleh pemerintah.

Pos terkait